Unduh Aplikasi

Sepuluh Staf Medis RSUD Langsa Dimutasi

Sepuluh Staf Medis RSUD Langsa Dimutasi
LANGSA - Sepuluh staf medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa  dimutasi menjadi staf biasa. pada Jum'at (26/2).

Said Badrun, AMK mantan Ka IBS yang dimutasi sebagai perawat biasa kepada wartawan, Rabu (2/3) mengaku terzalimi dengan mutasi sepihak oleh pihak manajemen RSUD setempat, dia menilai mutasi jabatan yang dilakukan manajemen RSUD Langsa tidak sesuai prosedur.

"Saya dan sembilan staf medis lainnya tiba-tiba dicopot jabatan menjadi perawat biasa dan dipindah ke tempat yang tidak sesuai dengan ilmu yang kami miliki" katanya.

Ia menjelaskan, perbuatan tersebut sangat tidak profesional dan melanggar peraturan manajemen keperawatan.

Menurutnya, sebelum dimutasi sepuluh staf ini merupakan para kepala ruangan, kepala poli klinik dan kepala instalasi. Mereka termasuk tim akreditasi keperawatan yang sudah mengabdi sekitar 23 tahun di RSUD Langsa.

Sepuluh staf yang dijadikan perawat bisa tersebut yakni, ‎Yusmarida AMK (Ka.IGD), Ns.Sri Idia Muharni, S.Kep (Ka.Ruang ICU), Said Badrun, AMK (Ka.IBS), Martini, AMK (Ka.Ruang I-B), Arlianti, S.Kep (Ka. Ruang Kebidanan), Salamiah, S.Kep (Ka. RPBA), Abu Bakar, SKM (Ka. Poliklinik Bedah), Miftahul Jannah, S.Kep (Ka. Ruang KUB), Saleha, AMK (Ka.Poliklinik Umum), dan Ns.Rusydawati, S.Kep (Ka. Poliklinik Diagnostik).

"Mutasi itu dilakukan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, jadi kami merasa terzalimi dengan ulah pihak manajemen RSUD Langsa" imbuhnya.

Sementara, Direktur RSUD Langsa dr. Herman yang coba dikonfirmasi AJNN, nomor selulernya sedang tidak aktif.

Komentar

Loading...