Unduh Aplikasi

Sepekan Jelang Lebaran, Penjual Emas di Simeulue Mengaku Sepi Pembeli

Sepekan Jelang Lebaran, Penjual Emas di Simeulue Mengaku Sepi Pembeli
Pedagang memilah emas di Toko Emas Cahaya, Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur, Simeulue, Rabu (5/5/2021). Foto: AJNN/Indra Wijaya.

SIMEULUE - Sepekan jelang hari raya idul fitri, pedagang emas di Kabupaten Simeulue sepi pembeli maupun menjual emas miliknya.

"Sekarang sepi kali pembeli, turun 50 persen dari hari biasanya," kata Ipan salah seorang pedagang Toko Emas Cahaya saat ditemui AJNN, Rabu (5/5/2021).

Ia mengatakan, selama bulan Ramadan daya beli masyarakat untuk membeli emas mengalami penurunan sangat drastis.

Dibanding tahun kemarin, kata Ipan, daya beli masyarakat lebih tinggi meski awal-awal masuk pandemi Covid-19.

"Mungkin COvid-19 juga jadi pengaruh turunnya daya beli masyarakat," ujarnya.

Jika dibandingkan dengan puasa tahun-tahun sebelumnya, ia mengatakan sepekan jelang hari raya idul fitri toko miliknya sudah dipadati pembeli.

"Kalau tahun sebelumnya, sepekan jelang lebaran ini masyarakat sudah rame baik itu yang jual mau beli emas. Tapi puasa kali ini turun drastis," jelasnya.

Untuk harga emas sendiri kata Ipan, masih relatif stabil. Harga emas dijual permayamnya Rp2.750.000. Hal tersebut sudah bertahan sejak awal bulan Ramadan.

"Kalau harga kita masih relatif stabil," pungkasnya.

Komentar

Loading...