Unduh Aplikasi

Sepanjang 2016, Tercatat 20 Kasus Kekerasan terhadap Anak di Nagan Raya

Sepanjang 2016, Tercatat 20 Kasus Kekerasan terhadap Anak di Nagan Raya
Gelar barang bukti di Polsek Nagan Raya. Foto: Rusman
NAGAN RAYA – Kepala Kepolisian Resor Nagan Raya Ajun Komisaris Besar Polisi Mirwazi mengatakan sepanjang 2016 polisi menangani 20 kasus kekerasan terhadap anak. Sebagian besar, 18 kasus, merupakan kasus kekerasan seksual.

Kasus kekerasan ini juga berkaitan erat dengan peningkatan jumlah kasus penggunaan narkoba. Dalam periode yang sama, polisi menangani 36 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Jumlah kasusnya dari tahun ke tahun terus meningkat. Ini harusnya menjadi kekhawatiran kita bersama,” kata Mirwazi, Senin (22/8).

Mirwazi berharap peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. Dan polisi, kata dia, akan terus berusaha untuk mengungkapkan kasus-kasus kekerasan terhadap anak ini.

Dari 20 kasus, kata Mirwazi, delapan di antaranya telah selesai ditangani kepolisian. Sisanya masih ditangani oleh kepolisian. Polisi
menetapkan 12 orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Empat pelaku merupakan anak-anak. Sedangkan korban yang terdata di polisi mencapai 16 anak. Dari 12 tersangka, polisi menahan 4 orang.

Sedangkan dalam kasus penyalahgunaan narkoba, sebagian besar terlibat dalam peredaran ganja kering. Yakni sebanyak 13 kasus. Sisinya adalah 23 kasus sabu. Dari dua jenis narkoba ini, polisi menetapkan 46 tersangka dan barang bukti sabu seberat hampir satu ons. Sedangkan barang bukti ganja seberat 4 kilogram lebih.

”Tersangka yang ada di tahanan Polres saat ini 26 orang. Selebihnya sudah dilimpahkan (ke kejaksaan). Dalam 46 orang tersangka kasus narkoba dan sabu ini ada yang menjadi pengedar dan pengguna,” kata Mirwazi.

Komentar

Loading...