Unduh Aplikasi

Seorang Simpatisan Partai Aceh Terkena Peluru Polisi

Seorang Simpatisan Partai Aceh Terkena Peluru Polisi
Korban tembakan polisi dirawat di RS Arun. Foto: Safrizal
LHOKSEUMAWE - Malawaty (22), simpatisan Partai Aceh terluka akibat terkena peluru anggota polisi. Perempuan nahas itu duduk di kursi paling belakang dalam kendaraan yang dikemudikan oleh Muhammad (37), warga Idi Rayeuk, Aceh Timur. Muhammad nekat menabrak barikade polisi dengan Xenia hitam bernomor polisi BL 573 AF karena tak memiliki surat-surat berkendara.

Kepala Polres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kabag Ops AKP Ahzan, membenarkan insiden itu. “Benar, wanita tersebut MA, 32 tahun, warga dari Aceh Timur yang hendak menuju Banda Aceh, menggunakan mobil Avanza hitam.

Ahzan menjelaskan awalnya petugas gabungan dari Polres Lhokseumawe menggelar razia tepat di depan Mapolres. Semua mobil yang melintas dari arah timur menuju arah barat diarahkan masuk ke Mapolres guna pemeriksaan.

“Mobil avanza BL 573 AF yang dikemudikan AH, warga Idi Rayeuk, Aceh Timur, itu tidak mengindahkan instruksi, petugas padahal mereka sudah memasuki pekarangan Mapolres untuk diperiksa,” kata Ahzan. Alih-alih berhenti, Muhammad tancap gas. Petugas mencoba memberikan tembakan peringatan.

Jatuhnya korban diketahui polisi satu jam kemudian. Korban dirawat di Rumah Sakit PT Arun. “Menurut keterangan dokter, tidak ada tulang dan saraf yang kena. Kondisinya saat ini masih stabil,” tambah Ahzan. Ahzan mengaku tak mengetahui polisi yang menembak karena malam itu gelap.

Korban mengatakan dia baru menyadari punggungnya tertembak setelah mobil melaju sekitar 2 kilometer. Saat diperiksa, bagian belakang tubuhnya bersimbah darah. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Komentar

Loading...