Unduh Aplikasi

Seorang Pengelola Wisata Danau Lut Tawar Meninggal Usai Dikeroyok Massa

Seorang Pengelola Wisata Danau Lut Tawar Meninggal Usai Dikeroyok Massa
Ilustrasi pengeroyokan. Foto: IST

ACEH TENGAH  - Seorang pria bernama Tryas Rahmadsyah alias Henky meninggal dunia usai dikeroyok oleh sekelompok massa. Pria yang merupakan pengelola objek wisata Lung Gayo Indah Kampung Toweren Toa, Kecamatan Lut Tawar tersebut dikeroyok dihadapan keluarganya.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.IK melalui Kasubag Humas Polres, AKP Zein Hamid Hasibuan mengatakan peristiwa pengeroyokan itu bermula saat ada warga setempat yang mendatangi tempat wisata yang dikelola Henky dan keluarganya pada Sabtu 28 November 2020 menjelang dini hari.

“Saat tiba di lokasi, masyarakat langsung merusak fasilitas di objek wisata tersebut. Melihat kejadian itu, Henky keluar dari tempat tinggalnya dan menanyakan apa masalahnya, sehingga warga merusak fasilitas di objek wisata itu,” katanya.

“Masyarakat langsung melakukan pengeroyokan terhadap Henky, sementara istri dan anaknya melihat kejadian itu,” sambung Zein.

Saat dikeroyok, Henky sudah dalam keadaan tak sadarkan diri. “Disana ada warga yang sedang berwisata, melihat Henky sudah tak sadarkan diri, mereka membawa Henky ke Rumah Sakit, dan saat diperiksa, Henky sudah dalam kondisi tak bernyawa,” ujarnya.

Lebih lanjut Zein menjelaskan bahwa pada saat kejadian, lokasi wisata yang dikelola korban kedatangan rombongan tamu, lalu mereka berwisata disana, sambil memutar lagu sambil karokean.

“Lalu warga datang ke lokasi tersebut, karena mendengar ada suara musik di kawasan tersebut, sementara di kampung warga sedang ada tahlilan. Sehingga warga tersulut emosi. Itu dugaan sementaranya,” ujar Zein Hamid.

Saat ini jajaran Satreskrim Polres Aceh Tengah terus mengembangkan kasus ini. Namun sampai saat ini menurut Zein, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Hasil pengembangan lebih lanjut, nanti kita informasikan lagi,” pungkasnya.

Komentar

Loading...