Unduh Aplikasi

Sembilan Prajurit TNI Korem 011/Lilawangsa Dipecat

Sembilan Prajurit TNI Korem 011/Lilawangsa Dipecat
Foto: timesindonesia
LHOKSEUMAWE - Majelis Hakim Oditurat Militer I-01/Banda Aceh, resmi memutuskan perkara persidangan sembilan prajurit TNI di jajaran Komando Resimen (Korem) 011/Lilawangsa, pada Jumat (12/8) sore. Kesembilan oknum TNI tersebut terbukti terlibat sejumlah pelanggaran hukum berat. Akibatnya mereka dihukum kurungan penjara serta dipecat dari kedinasan militer.

Berdasarkan salinan putusan tersebut, Majelis Hakim, Letkol Laut (KH) Asep Ridwan Hasyim, SH, M.Si., M.H selaku Hakim Ketua memvonis dua orang dengan hukuman 10 bulan penjara. Sementara tujuh orang prajurit lainnya dijatuhkan hukuman 12 bulan penjara. Satu orang lagi masih dalam proses pencarian dan belum ada putusan sidang.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, SH, yang dikonfirmasi AJNN, Sabtu (13/8), mengatakan ada 10 orang prajurit disidangkan karena telah melakukan sejumlah pelanggaran fatal.

"Mereka terlibat pelanggaran pidana berat seperti penyalahgunaan narkoba dan disersi dari kesatuan tugas," ujar Danrem.

Dari sepuluh perkara yang disidang, tambah Danrem, sembilan orang sudah ada keputusan hukum. Satu diantaranya masih disersi. Maka belum ada keputusan dari pengadilan militer.

"Berdasarkan keputusan Majelis Hakim, kesembilan prajurit diberikan sanksi kurungan sekaligus dipecat dari kesatuan TNI. Sedangkan satu lagi masih kami cari dan sudah kami tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)," ungkap Danrem.

Danrem Dedy Agus Purwanto juga menegaskan, tindakan tegas tersebut diambil sesuai dengan kebijakan dan instruksi Panglima TNI. "Setiap pelanggaran yang berkaitan dengan disersi, asusila apa lagi dengan KBT dan penyalahgunaan narkoba, akan diberhentikan dengan tidak hormat dari dinas militer," tegas Danrem.

Selama ini, sambungnya, pihaknya sudah memberikan sosialisasi dan pengarahan kepada seluruh prajurit di jajaran Korem 011/Lilawangsa. "Bahkan kita buat penanda tanganan Fakta Integritas untuk kesepakatan tidak terlibat kasus hukum berat seperti narkoba. Saya sampaikan juga konsekuensi dipecat bagi prajurit yang tidak patuh. Semua ini semata-mata dalam rangka mewujudkan profesionalitas TNI" pungkasnya.

Komentar

Loading...