Unduh Aplikasi

Seluruh Penganut Agama Diimbau Tidak Terprovokasi Kisruh Singkil

Seluruh Penganut Agama Diimbau Tidak Terprovokasi Kisruh Singkil
Dandim
LHOKSEUMAWE - Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Eka Oktavian Wahyu Cahyono melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh lintas agama Kristiani dan Budha bertempat di Gereja HKBP, Jln. Cut Meutia, Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Pertemuan tersebut dihadiri Pendeta HKBP Lhokseumae Betty Manurung, Pengurus Gereja Katolik Agus Lem, Pengurus Gereja Methodis Mateus dan Pengurus Wihara Lhokseumawe Bestari Lautama.

Tujuan pertemuan terkait insiden pembakaran gereja yang terjadi di Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Selasa (13/10/2015) kemarin, agar tidak meluas ke daerah lainnya khususnya di kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Serta menghimbau kepada seluruh penganut agama tidak terprovokasi.

"TNI bersama pemerintah memberikan jaminan keamanan kepada seluruh pemeluk agama bahwa insiden tersebut tidak boleh dan jangan sampai terulang lagi," kata Letkol Inf Eka.

Dandim menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengecekan legalitas tempat ibadah kepada masing masing pengurus tempat ibadah, dan menyatakan bahwa seluruh tempat ibadah non muslim yang ada di Kota Lhokseumawe telah dilengkapi dokumen perizinan.

Usai melaksanakan pertemuan dengan tokoh non muslim, Dandim melanjutkan silaturahmi dengan ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara Teungku Mustafa Achmad atau yang akrab disapa Tgk. Paloh Gading di Desa Paloh Gading, Kecamatan Dewantara.

Dandim 0103/Aut juga menyampaikan pesan kepada Tgk Mustafa Achmad agar menghimbau kepada masyarakat dan Ormas Islam yang ada di Kabupaten Aceh Utara tidak terprovokasi insiden di Aceh Singkil dan berharap masyarakat saling menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayah Aceh Utara.

"Mari bersama-sama untuk mewaspadai pihak-pihak tertentu yang ingin memprovokasi Aceh Utara tidak aman dan terjadi kerusuhan SARA," katanya.

|FAUZUL HUSNI

Komentar

Loading...