Unduh Aplikasi

Selesai Dikerjakan Akhir 2019, Saluran Irigasi di Aceh Jaya Sudah Jebol

Selesai Dikerjakan Akhir 2019, Saluran Irigasi di Aceh Jaya Sudah Jebol
Saluran irigasi jebol di Aceh Jaya. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Proyek pembangunan irigasi yang sarat masalah kembali ditemukan warga, kali ini malah dinding salurannya jebol lebih kurang sepanjang 15 meter yang terjadi pada saat dilakukan uji coba pada hari Senin 24 Februari 2020 kemarin.

"Dari informasi warga Gampong Alue Meraksa jika dilokasi embung (bendungan), kejadian jebolnya dinding saluran lebih kurang sepanjang 15 meter terjadi pada hari Senin 24 Februari 2020 saat dilakukan uji coba pelepasan air dari bendungan," kata Sekretaris PDA Aceh Jaya Nasri Saputra kepada AJNN, Rabu (26/2).

Menurut Pon Chek--sapaan Nasri Saputra--, Jebolnya dinding saluran irigasi yang dibangun pada tahun 2019 di Gampong Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya diduga kuat akibat rendahnya mutu dan kualitas bangunan yang dihasilkan dari pengerjaan proyek tersebut.

Baca: Bupati Temukan Sejumlah Irigasi Sarat Masalah di Aceh Jaya

Padahal saluran untuk mengaliri air ke persawahan masyarakat baru saja selesai dibangun pada akhir tahun 2019, selain jebol sepanjang saluran juga terlihat banyak keretakan yang dikhawatirkan akan terjadinya jebolan susulan pada saluran tersebut.

"Sangat disayangkan, dugaan kita karena rendahnya mutu dan kualitas bangunan menjadi penyebab runtuhnya sebagian dinding saluran itu", ucap politisi muda Aceh Jaya itu.

Baca: Bupati Didesak Evaluasi Dinas PUPR Aceh Jaya

Selian itu, dirinya meminta pihak pemerintah, instansi dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan perbaikan, karena saat ini kebutuhan pasokan air sangat dibutuhkan oleh petani disebabkan musim kemarau.

"Kita berharap tindakan perbaikan sesegera mungkin, karena petani sangat membutuhkan suplai air untuk persawahan mereka, kita khawatir para petani akan terancam gagal panen," pinta Pon Chek

Dijelaskannya, dilokasi proyek yang baru saja selesai dikerjakan di akhir tahun 2019 itu, sudah tidak ditemukan lagi plang papan proyek dilokasi, sehingga sumber dan jumlah anggaran tidak diketahui secara pasti akibat minimnya informasi dilokasi pengerjaan itu.

Komentar

Loading...