Unduh Aplikasi

Selama Sebulan, Pemko Banda Aceh Kumpulkan Rp 15 Juta dari Pelanggar Prokes

Selama Sebulan, Pemko Banda Aceh Kumpulkan Rp 15 Juta dari Pelanggar Prokes
Ilustrasi. Foto: For AJNN

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan razia masker di sejumlah wilayah Banda Aceh. Selama dilakukan razia Pemko Banda Aceh sudah mengumpulkan sebanyak Rp 15 juta lebih dari pelanggar yang terjaring razia.

Plt Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh, Heru Triwijanarko menjelaskan, pelaksanaan razia protokol kesehatan sudah dilakukan 26 kali di Kota Banda Aceh, dimulai tanggal 15 September 2020 hingga 25 Oktober 2020 sebanyak 1.456 terjaring razia.

"Dari 26 kali yang sudah kita lakukan razia protokol kesehatan sebanyak 1.456 orang terjaring razia, untuk pelanggar ada sanksi sosial dan administrasi, untuk administrasi sudah terkumpul Rp 15 juta sekian, denda itu akan dimasukkan ke PAD Kota Banda Aceh," kata Heru Triwijanarko di Banda Aceh, Selasa (27/10).

Menurut Heru, pemberian sanksi terhadap pelanggar sesuai dengan peraturan Wali Kota Banda Aceh, para pelanggar dapat memilih hukuman sosial dan hukuman administrasi yaitu denda sebesar 100 ribu sekali melanggar.

Namun, di lapangan pihaknya lebih mengarahkan agar pelanggar memilih sanksi sosial seperti membersihkan jalan serta tempat lainnya di Banda Aceh.

"Mereka (Pelanggar) dapat memilih, apakah sanksi sosial atau administrasi, tapi kita dominan arahkan ke sanksi sosial, jika tidak mau sanksi sosial baru kita ambil sanksi denda," ucapnya.

Heru mengatakan, dalam satu minggu pihaknya akan melakukan razia protokol kesehatan sebanyak 4-5 kali, baik di warung kopi bahkan di tempat umum lainnya.

Lanjutnya, sejauh ini ia melihat sudah 90 persen masyarakat Kota Banda Aceh sudah mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas di luar.

"Terimakasih sudah mematuhi protokol kesehatan, karena dengan memakai masker juga membantu kami dalam menjalankan tugas," tuturnya.

Komentar

Loading...