Unduh Aplikasi

Selama 2020, Karhutla di Aceh Jaya Sudah 12 Kali

Selama 2020, Karhutla di Aceh Jaya Sudah 12 Kali
Petugas Pemadam Kebakaran Sedang Memadamkan Api yang membakar lahan kosong di Desa Kuala Liga kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya.

ACEH JAYA - Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya mencatat ada 12 kali Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sepanjang tahun 2020 di wilayah kabupaten Aceh Jaya.

Banyaknya insiden kebakaran hutan dan lahan kosong itu terjadi akibat masih ada sebagian masyarakat yang membakar sampah sembarangan hingga meluas ke lahan atau hutan yang sudah kering karena musim kemarau yang berkepanjangan.

Ismail Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBK Aceh Jaya yang dihubungi AJNN, Kamis (13/2) membenarkan jika selama Januari - Februari 2020 di Aceh Jaya sudah ada 12 kali kebakaran lahan dan hutan di lokasi yang berbeda.

"Berdasarkan data Pusdalops-PB sudah 12 kali karhutla di sejumlah lokasi, untuk luas total lahan yang terbakar ada sekitar kurang lebih 8 hektare," Kata Ismail.

Adapun ke 12 kali atau lokasi itu yakni, Kecamatan Sampoiniet 5 lokasi, Kecamatan Setia Bakti 1 lokasi, Kecamatan Krueng Sabee 2 lokasi, Kecamatan Darul Hikmah 2 lokasi, Kecamatan Panga 1 lokasi dan Kecamatan Teunom 1 lokasi.

Sementara itu, Kodim 0114/Aceh Jaya melalui Koramil dan Posramil masih terus melanjutkan upaya - upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Aceh Jaya.

Personil Babinsa yang tersebar di seluruh Koramil dan Posramil sejak beberapa minggu lalu telah dikerahkan untuk melakukan pencegahan - pencegahan tersebut.

Patroli, sosialisasi hingga pemasangan spanduk pencegahan Karhutla telah dilakukan.

Untuk memaksimalkan upaya pencegahan Karhutla ini Kodim 0114/Aceh Jaya mulai melakukan sosialisasi kepada warga dengan cara bertatap muka secara langsung pada setiap kesempatan.

"Personil Babinsa melakukan kampanye pencegahan Karhutla dengan cara berkomunikasi sosial secara langsung kepada setiap warga. Babinsa akan menemui setiap warga baik yang berada di desa, di persawahan maupun perkebunan. Dengan cara ini pesan pencegahan Karhutla akan langsung sampai kepada warga," kata Pasiops Kapten Inf La Hasiri.

"Kita mempunyai Babinsa di setiap desa dalam Kabupaten Aceh Jaya," tambahnya.

Kapten La Hasiri juga mengungkapkan hingga saat ini titik api di Kabupaten Aceh Jaya masih dapat dikendalikan berkat kerja sama semua pihak.

"Sampai saat ini titik api masih dapat kita kendalikan di semua wilayah Aceh Jaya. Kita selalu merespon dengan cepat setiap kali ada titik api. Semua ini dapat kita lakukan atas kerja sama semua pihak seperti TNI/Polri, BPBK, masyarakat dan lainnya," pungkas La Hasiri.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...