Unduh Aplikasi

KASUS DUGAAN KORUPSI JEMBATAN PANGWA

Selain BPBA, Jaksa Juga Geledah Kantor Rekanan

Selain BPBA, Jaksa Juga Geledah Kantor Rekanan
Tim Kejati Aceh dan Kejari Pidie Jaya geledah BPBA terkait korupsi jembatan Pangsa Pijay. Foto; AJNN/Tommy.

PIDIE JAYA - Tim penyidik penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya bersama tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, mengeledah kantor Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) di jalan Daud Bereueh, Banda Aceh, Kamis (18/3).

Tidak hanya kantor BPBA Aceh yang digeledah oleh Jaksa. Satuan khusus pemberantasan korupsi itu juga mengeledah kantor PT Zarnita Abadi selaku rekanan pekerjaan rekontruksi jembatan Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya, tahun anggaran 2017.

"Penggeledahan ini dilakukan untuk mencari sejumlah alat bukti yang mempunyai relevansi dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jembatan pangwa tahun anggaran 2017 sehingga membuat terang tindak pidana dan dapat dijadikan barang bukti di pengadilan nantinya. Penggeledahan dilakukan pada dua tempat yakni BPBA dan pada PT Zarnita Abadi," kata Kajari Pidie Jaya, Mukhzan kepada AJNN, Kamis (18/3).

Baca: Jaksa Geledah Kantor BPBA Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa Pijay

Disebutkan, tim yang dipimpin oleh Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Pidie Jaya, Wahyu Ibrahim, yang tiba di kantor BPBA sekira pukul 09.30 Wib selesai jam 11.00 WIB, berhasil membawa sejumlah dokumen terkait pelaksanaan proyek tersebut termasuk dokumen pencairan pembayaran hingga 100 persen.

Seperti diketahui, kasus dugaan tindak pidana korupsi pada rekonstruksi Jembatan Pangwa yang rusak akibat gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016 itu ditingkatkan ke penyidikan pada 1 Oktober 2020.

Pada tanggal 23 Februari 2021 tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan, yakni Direktur PT Zarnita Abadi, Pengendali CV Tri Karya Pratama Consultan, dan Direktur CV Trikarya Pratama Consultan.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...