Unduh Aplikasi

Selain 51 dari Thailand, Tiga Nelayan Aceh di India Juga Segera Dipulangkan

Selain 51 dari Thailand, Tiga Nelayan Aceh di India Juga Segera Dipulangkan
51 nelayan Aceh sudah tiba di Jakarta. Foto: Ist

BANDA ACEH - Lembaga Panglima Laot Aceh telah mendapatkan konfirmasi, selain 51 nelayan dari Thailand, juga ada tiga nelayan lainnya yang selama ini ditahan di Andaman India bakal segera dipulangkan ke Aceh. 

"Sebanyak 54 nelayan Aceh dibebaskan dan akan dipulangkan. 54 nelayan tersebut diantaranya, 51 dari Songkhla Thailand, dan tiga dari Andaman India," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek kepada wartawan, Jumat (2/10). 

Miftach mengatakan, 51 nelayan dari Thailand sudah tiba di Jakarta kemarin, Kamis, 1 Oktober 2020, diberangkatkan dari Bangkok menuju Jakarta. 

"Sedangkan tiga nelayan dari India tanggal 4 Oktober 2020 diberangkatkan dari Andaman ke New Delhi, dan tanggal 5 Oktober dari New Delhi ke jakarta," sebut Miftach. 

Miftach menyampaikan, seluruh nelayan baik dari Thailand maupun India semuanya mengikuti protokoler Covid-19, dan mereka menjalani karantina terlebih dahulu di Jakarta untuk beberapa hari sebelum diterbangkan ke Aceh. 

"Panglima Laot nengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama Konjen RI di Songhkla, KBRI New Delhi di India, KKP RI dan tentunya Plt Gubernur Aceh," imbuh Miftach. 

Baca: Jalan Panjang Pembebasan 51 Orang Nelayan Aceh yang Ditangkap Pemerintah Thailand

Sebelumnya diberitakan, 51 nelayan yang ditahan di Thailand akan segera dipulangkan ke Aceh. Mereka dibebaskan berkat kerja sama pemerintah Aceh dengan Kementerian Luar Negeri dan Otoritas Kerajaan Thailand.

"Ke 51 warga kita tersebut akan segera kita pulangkan ke Aceh. Kita akan antar sampai ke pangkuan ibunda mereka," kata Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, dalam keterangannya di Banda Aceh, Selasa, pekan lalu (29/9). 

Dalam dokumen resmi tertanggal 25 September 2020 dari Kementerian Luar Negeri yang dikirimkan kepada Plt Gubernur Aceh, disebutkan bahwa saat ini kondisi ke-51 nelayan Aceh itu dalam keadaan sehat.

Kemenlu melaporkan, ke 51 nelayan tersebut mendapatkan amnesti atau pengampunan dari Raja Rama X, atau Raja Maha Vajiralongkorn, yang berulangtahun ke 65 pada 28 Juli lalu. Amnesti atas mereka kemudian ditetapkan oleh Hakim Pengadilan Phang Nga.

Komentar

Loading...