Unduh Aplikasi

Sekda dan Kadisbudparpora Abdya segera ditahan

ACEH BARAT DAYA – Pasca turunnya Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) provinsi Aceh ke Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk melakukan audit kerugian Negera terkait kasus alat kesehatan (alkes) Rp.6,3 Milyar. Kepala kejaksaan Negeri Blangpidie berjanji akan segera melimpahkan kasus tersebut ke pengadilan.


“ Jika hari ini hasil audit turun dari BPKP, hari ini juga tersangka dugaan korupsi alkes kita tahan. Sekarang kita lagi tunggu hasil audit BPKP,” tegas kepala kejaksaan Negeri Blangpidie, Umar.Z, SH, MH saat menjawab aksi demo mahasiswa Selasa (09/12) kemarin dihalaman kantornya.


Janji tersebut diucapkan kejari Blangpidie dihadapan puluhan Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) yang sedang melakukan aksi demo mendesak Kejari Blangpidie serius dalam menangani kasus Korupsi di kabupaten setempat.


“Saya akan tuntaskan kasus alkes. Bila tidak saya akan mundur, tidak perlu didesak mundur,” tegas Umar yang mendapat sambutan tepuk tangan dari para pendemo.


Menurut Umar, bukan kasus alkes saja yang akan segera dimeja hijaukan, akan tetapi kasus dugaan krupsi dana Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang nilai anggarannya berjumlah Rp. 1,3 Milyar di Dinas Budaya Pariwisata dan Pemuda Olah Raga (Budparpora) Abdya juga sudah dikirimkan ke pihak BPKP untuk melakukan audit.


“ Kasus dugaan korupsi dana PKA ini juga sudah sampai ke BPKP untuk melakukan audit, jika auditnya sudah turun langsung kita mejahijaukan,” tegasnya lagi


Didalam kasus Alkes Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSU-TP) Abdya, Kajari Blangpidie, Umar.Z pernah berjanji kepada insan pers akan menangkap “harimau”nya yang terlibat dalam kasus tersebut.


Sementara Sekda Abdya Ramli Bahar tersandung kasus dugaan korupsi alkes pada saat rangkap jabatan sebagai Pj Direktur Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSU-TP) tahun lalu. Didalam kasus tersebut dua tersangka sudah ditetapkan oleh pihak kejaksaan, yaitu Sekda Ramli Bahar selaku KPA dan  Safriyal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).


Sedangkan kasus dugaan korupsi dana PKA tahun 2013 lalu, Kajari Blangpidie telah menetapkan tersangka kepala Dinas Budparpora Abdya. 


Menurut Kasi Pidsus Adenan Sitepu, SH, modus yang dilakukan dalam kasus dana PKA 6 ini mulai dari penyimpangan pertangungjawaban hingga proses penarikan uang sebesar Rp. 1,3 Milyar yang dimasukkan ke nomor rekening pribadinya.


SUPRIAN


Komentar

Loading...