Unduh Aplikasi

Sejumlah Grup Band Lokal Ramaikan Festival Perkusi Aceh 

Sejumlah Grup Band Lokal Ramaikan Festival Perkusi Aceh 
Foto: Ist

BANDA ACEH - Sejumlah grup band lokal dan sanggar seni di Banda Aceh akan menggebrak panggung taman budaya, dalam acara bertajuk Festival Perkusi Aceh yang digelar  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh selama dua hari, 13-14 Maret 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin menjelaskan, setelah sukses pada dua kegiatan seni dan budaya sebelumnya, Pentas Aceh Mileneal dan  Festival Kopi Kutaraja yang digelar pekan lalu, hajatan Festival Perkusi ini digelar dalam rangka meningkatkan kembali gairah para pelaku seni dan budaya di Aceh yang sempat terpuruk akibat pandemi covid-19, sehingga berimbas pada kurangnya ruang dan media untuk mengekspresikan diri.

"Atas dasar itulah Festival Perkusi Aceh ini kita gelar," ucap Jamaluddin.

Kata dia, event ini bukan hanya sekedar sebagai ruang bagi para seniman di Aceh untuk berekspresi dan berkreasi, namun jauh dari itu, pihaknya berkeinginan agar pagelaran tersebut mampu memberikan informasi kepada dunia luar tentang kekayaan budaya yang dimiliki oleh provinsi berjuluk serambi mekah ini.

"Kegiatan ini akan menyasar kalangan muda kreatif, dan komunitas-komunitas musik di Aceh, yang senantiasa mengeksplor musik perkusi Aceh dalam setiap karya mereka," ungkap Jamaluddin.

"Dengan demikian, kita juga berharap melalui event-event budaya seperti ini bisa menarik minat wisatawan, baik domestik dan mancanegara untuk datang dan berkunjung ke Aceh," tambahnya.

Terpisah, Kabid Bahasa dan Seni Nurlaila Hamjah menambahkan event festival Perkusi Aceh ini digelar melalui penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. Mekanisme ini, kata Nurlaila, merupakan komitmen pihaknya untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19.

"Ini adalah upaya kita untuk menghindari terciptanya cluster baru penyebaran virus corona," ujar Nurlaila.

Untuk mendukung hal tersebut, tambahnya, panitia telah mempersiapkan segalanya, baik itu konsep pengaturan alur keluar masuk pengunjung, serta dukungan dari alat pemeriksa suhu serta penyiapan beberapa titik alat cuci tangan.

"Kita juga mengharapkan kerjasama pengunjung untuk patuh pada penerapan Prokes, baik itu penggunaan masker, juga memperhatikan jaga jarak antar sesama agar tidak tercipta penumpukan dan kerumunan pengunjung," harap Nurlaila.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang tidak memiliki kesempatan untuk hadir langsung, pihaknya juga menayangkan event tersebut melalui streaming yang disiarkan secara live melalui kanal resmi channel youtube Disbudpar Aceh.

"Jangan khawatir, masyarakat yang tidak berkesempatan hadir, silahkan kunjungi kanal resmi channel youtube disbudpar aceh. Kita akan siarkan secara live event tersebut," terang Nurlaila.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...