Unduh Aplikasi

Sejarah Jomplang Pemanis Bibir

Sejarah Jomplang Pemanis Bibir
Ilustrasi: clipartwiki

MUZAKIR Manaf akan memberikan keterangan di hadapan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Keterangan dari bekas Panglima Gerakan Aceh Merdeka ini diharapkan dapat membantu menguak kisah dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Timang Gajah, Bener Meriah.

Lebih dari satu dekade setelah perdamaian antara Pemerintah Indonesia dan Geraka Aceh Merdeka, urusan pelanggaran hak asasi manusia di Aceh, selama masa konflik bersenjata itu, jumlah korban jiwa diperkirakan mencapai ribuan orang. Banyak pula di antara mereka menghilang dan tak diketahui rimbanya.

Ada banyak tahun-tahun terbuang setelah perjanjian damai itu ditandatangani. Andai saja saat itu pemerintah bergerak cepat untuk mengusut dan mengungkap banyak fakta pembunuhan warga sipil, mungkin proses dan pendataan jumlah korban dapat dilakukan dengan lebih mudah serta akurat.

Namun mengungkapkan hal ini juga bukan perkara mudah. Pemerintah sepertinya tidak punya rekam jejak pengungkapan kekerasan terhadap rakyat dari awal republik ini berdiri.

Tidak hanya di Aceh. Kasus-kasus kekerasan terhadap masyarakat, di banyak daerah, baik oleh negara ataupun mereka yang dianggap musuh negara, sangat jarang diungkap.

Dan kini, saat kran informasi dan keinginan untuk membuka tabir itu semakin kuat, masih banyak faktor yang akan mempengaruhi proses pengungkapan. Satu di antaranya adalah perlindungan terhadap para saksi. Terutama mereka yang mengalami kekerasan secara seksual.

Tentu saja kita berharap agar Komnas HAM bekerja serius dan jujur. Keberadaan Komnas HAM di Aceh hendaknya tak jadi alat politik. Mereka tak boleh menggunakan standar ganda untuk mengungkap para pelanggar HAM di Aceh.

Komnas HAM harus mengungkap akar kekerasan yang dialami oleh banyak korban saat konflik agar peristiwa ini tak terulang kembali. Jangan sampai generasi ini mewariskan sejarah jomplang tentang kekerasan di masa yang akan datang. Sebuah sejarah yang jujur, bukan sekadar pemanis bibir.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...