Unduh Aplikasi

Sejak Diresmikan, Polres Pidie Jaya Ungkap Sembilan Kasus Narkoba

Sejak Diresmikan, Polres Pidie Jaya Ungkap Sembilan Kasus Narkoba
BNNK Pidie Jaya melakukan silaturrahmi dan koordinasi dengan Kasat Narkoba Polres Pidie Jaya, Iptu Mulyadi. Foto: for AJNN

PIDIE JAYA - Kurang sebulan Polres Pidie Jaya sejak diresmikan tepatnya pada tanggal 11 Januari 2020. Polres Pidie Jaya dibawah jajaran Satres Narkoba, telah mengungkap sembilan kasus penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Musbagh Ni'am melalui Kasat Narkoba, Iptu Mulyadi kepada AJNN, Sabtu (8/2) mengatakan, pihaknya akan terus memburu pelaku penyalahgunaan narkoba dari bandar, kurir, pengedar hingga pemakai.

"Kabupaten Pidie Jaya harus terbebas dari narkoba," kata Iptu Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah mengungkap sembilan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Pidie Jaya.

Dari sembilan kasus tersebut, lanjutnya, Satres Narkoba Polres Pidie Jaya berhasil membekuk sembilan tersangka, dan menetapkan sembilan orang dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sembilan kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu itu terbagi di enam kecamatan dalam kabupaten setempat. Rinciannya, Kecamatan Bandar Dua 2 kasus, Ulim 1 kasus, Bandar Baru 2 kasus, Panteraja 1 kasus, Trienggadeng 2 kasus, dan Kecamatan Meureudu 1 kasus.

"Semua tersangka kami tahan di rutan Polres Pidie Jaya dan rutan Kota Sigli. Kami juga menetapkan sembilan orang sebagai DPO dalam sembilan kasus penyalahgunaan narkoba ini," terang Iptu Mulyadi.

Iptu Mulyadi menambahkan, pengungkapan dan penangkapan tersangka penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh Satres Narkoba Pidie Jaya terakhir dilakukan hari ini di kecamatan paling timur Kabupaten Pidie Jaya.

"Sabtu dini hari tadi sekitar pukul 01.20 Wib, kami berhasil menangkap Abdulhadi, warga Gampong Gahru, Kecamatan Bandar Dua, dari tangan tersangka, kami mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2.69 gram," imbuhnya.



Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...