Unduh Aplikasi

Seekor Beruang Madu Ditemukan Terjerat di Kebun Warga

Seekor Beruang Madu Ditemukan Terjerat di Kebun Warga
Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Seekor beruang madu (Helarctos  malayanus) ditemukan terjerat di area perkebunan masyarakat Gampong Gelampang Gading, Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah.
 
Kepala Seksi Wilayah I Lhokseumawe, BKSDA Aceh, Kamarudzaman mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut pada Kamis (22/10) kemarin, petugas gabungan langsung mendatangi lokasi, dan menemukan seekor beruang madu dewasa  posisi kaki tergantung pada kawat jerat dengan kepala ke bawah. 
 
“Akibat terjerat kawat, Beruang Madu berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia tiga tahun kondisinya mengalami kerusakan pada kuku serta pembengkakan pada sekitar  pergelangan kaki,” katanya kepada AJNN, Jumat (23/10).
 
Selain anak beruang yang terjerat, sambung Kamarudzaman,  pihaknya juga menemukan  seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) dewasa yang  diduga merupakan induk dari anakan Beruang Madu yang terkena jerat tersebut.
 
“Sebelum kita evakuasi, terlebih dulu mengusir induknya yang berada di lokasi itu dengan menggunakan mercon, kemudian baru membius anak beruang yang terjerat tersebut,” tuturnya.
 
Lalu kata Kamarudzaman, petugas medis juga memotong kawat jerat yang melilit pergelangan kaki kiri belakang satwa, mengobati luka dengan betadin dan antibiotik topikal serta injeksi.
 
“Tim medis juga memberikan sejumlah obat-obatan seperti hematodin dan biodin yang berperan memperbaiki metabolisme tubuh dan kondisi satwa tersebut,” tuturnya.
 
Lanjutnya, setelah satwa liar tersebut sadar atau pulih dari pengaruh obat bius, tim medis memutuskan untuk dilepasliarkan kembali agar dapat bergabung dengan induk beruang,” imbuhnya.
 
Untuk diketahui, Beruang Madu (Helarctos malayanus) merupakan salah satu jenis satwa liar  yang dilindungi dari Kelompok Mammalia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan  Hidup dan Kehutanan Nomor : P.106/Menlhk/SETJEN/KUM.1/12/2018
 
Tentang  Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi. Jenis satwa ini memiliki tergolong kelompok Vulnerable/Rentan berdasarkan IUCN.
 
“Sinergisitas antara semua pihak dan respons masyarakat dengan melaporkan hal seperti ini sangat kami apresiasi tinggi,” ungkapnya.
 
Pihaknya juga berharap, bukan hanya untuk kejadian dan satwa jenis Beruang Madu (Helarctos malayanus) saja, tetapi diharapkan kerja samanya juga apabila menemukan seperti ini pada satwa jenis lainnya terutama yang dilindungi oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak dan masyarakat apabila menemukan satwa liar yang terjerat, perdagangan illegal jenis satwa dan tumbuhan liar yang dilindungi, konflik satwa liar dengan manusia untuk menghubungi Call Center BKSDA Aceh di Nomor : +6285362836024 atau melalui Media Sosial BKSDA Aceh,” imbuhnya.

Komentar

Loading...