Unduh Aplikasi

Sebut Polisi Gila, Warga Aceh Tamiang Diringkus

Sebut Polisi Gila, Warga Aceh Tamiang Diringkus
Pelaku ujaran kebencian (posisi duduk depan) saat diamankan polisi. Foto: For AJNN

ACEH TAMIANG - Polisi Resor Aceh Tamiang menangkap salah seorang pemuda asal Kampung Kesehatan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, karena melakukan ujaran kebencian.

Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang AKP Muhammad Ryan Citra Yudha mengatakan, penangkapan itu dilakukan pada Rabu, (3/6) lalu, karena pemuda tersebut melakukan ujaran kebencian melalui akun Facebook, menulis dengan kalimat “polantas gila”.

Kasat Reskrim menjelaskan, kasus tersebut awalnya dilaporkan oleh seorang personel Polsek Seruway, yang dilaporkan adalah akun facebook atas nama Bah Ray Red.

Akun facebook tersebut menuliskan tentang polisi lalu lintas yang berjaga di pos perbatasan Aceh Tamiang-Sumatera Utara.

Dijelaskannya, postingan akun Bah Ray Red menuliskan ”Top x sampai dikejar, perbatasan Medan Tamiang, betul2 gak bisa lewat aceh”dan kalimat ” ribut x polisi lantas gila tuuuuu” tidak puas sampai disitu dilanjutkan dengan tulisan” lacak kpala ko da. Ko pikir ku takut. ku anak seruway.ko lacak klaw ko sanggup".

"Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya saat ini pemuda asal Kampung Kesehatan tersebut sudah diamankan di Mapolres Aceh Tamiang, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim, Selasa (9/6).

Petugas, kata Kasat, menyita barang bukti berupa satu handphone, moderm paket internet dan tangkapan layar kicauan-nya di facebook. Kicauan itu tertanggal 22 Mei 2020 pukul 15.00 WIB di sebuah group facebook dengan nama grup berita Aceh Tamiang.

“Akan kami dalami apa tujuannya menyebut ujaran kebencian itu,” ungkap Kasat Reskrim.

 

 

Komentar

Loading...