Unduh Aplikasi

Sebulan di Aceh Singkil, Remaja Asal Sumut Masuk Islam

Sebulan di Aceh Singkil, Remaja Asal Sumut Masuk Islam
Adnan Bin Lumpin (kanan) usai dibimbing Ustad Khairul Amri. Foto: Khairuman

ACEH SINGKIL - Ferdinan (17), remaja asal Desa Sugiharjo, Medan, Sumatera Utara (Sumut) masuk Islam setelah sebulan menetap di Pulo Sarok, Aceh Singkil Jum'at (16/10).

Prosesi pensyahadatan perantau yang masih lajang itu berlangsung di Masjid Nurul Makmur Dusun Bahari, Pulo Sarok yang dipandu oleh ustad Khairul Amri dan sejumlah saksi diantaranya ustad Ibrahim, Kepala Dusun (Kadus) Bahari Effendi, Bilal Masjid Sarkawi, Dasir dan para undangan lainnya.

Sebelum pengucapan Syahadat Ustad Khairul Amri terlebih dahulu mempertanyakan Ferdinan, apakah dirinya masuk Islam tanpa paksaan dan apakah kedua orang tuanya menyetujui tekatnya pindah Agama memeluk Islam, di mana agama sebelumnya adalah Kristen.

Ferdinan menjawab tidak ada paksaan, namun ibunya berpesan jaga diri baik-baik, soal pindah agama itu haknya karena menurutnya telah memilih jalan hidupnya sesuai kemauannya.

Selanjutnya setelah selesai prosesi pensyahadatan Ferdinan berganti nama menjadi Adnan Bin Lumpin.

Khairul menuturkan Ferdinan yang sudah berganti nama menjadi Adnan setelah mualaf seperti anak baru lahir bersih tanpa dosa. Dia berharap Adnan berupaya belajar ilmu Agama dan melaksanakan kewajibannya sebagai ummat muslim.

"Kami akan terus berupaya membimbing saudara seiman Adnan agar terus fasih dan lancar menjalankan kewajibannya," tukasnya.

Ferdinan kepada wartawan mengatakan, dirinya bekerja di sebuah rumah makan di Aceh Singkil dan  terpikat masuk Islam karena melihat seorang teman tempat ia bekerja sangat Shalih.

Rasa penasarannya tak sampai disitu, keyakinan dan rasa ingin tahunya semakin bulat setelah sering berbagi cerita dan pengalaman dan tata cara bersuci umat Islam membuat dirinya semakin kuat untuk menjadi seorang muslim.

|KHAIRUMAN

Komentar

Loading...