Unduh Aplikasi

Sebelum Diusir, Tujuh TKA Asal China Sempat Diperiksa Kesehatan

Sebelum Diusir, Tujuh TKA Asal China Sempat Diperiksa Kesehatan
Foto: Ist

NAGAN RAYA - Public Safety Center (PSC) Kabupaten Nagan Raya sempat melakukan pemeriksaan terhadap tujuh Warga Negara Asing (WNA) asal China sebelum mereka diusir warga Desa Langkak, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Ke tujuh WNA tersebut diperiksa di asrama penginapan mereka yang berada di Desa Langkak, guna mengetahui apakah mereka memiliki gejala terpapar Coronavirus Disease atau Covid-19 atau tidak.

Baca: Warga Nagan Raya Hadang Kedatangan WNA Asal China

Juru bicara tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, dr Dedi Apriadi, mengatakan dari hasil pemeriksaan suhu tubuh ketujuh WNA asal China tersebut masih normal, dan juga tidak menunjukkan gejala terpapar COVID 19.

Meski demikian, kata dia, pihaknya tidak berani buru-buru memutuskan jika ketujuh WNA itu tidak terpapar Covid-19.

Tadi malam tim Gugus Tugas memang bersama unsur Forkopimda turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan, setelah mendapat informasi dari Ketua DPRK.

"Hasil secara suhu tubuh normal, dari gejala juga tidak tampak. Tapi kita tidak bisa bilang positif atau tidak karena terkadang penyakit itu tanpa ada gejala,” kata dr. Dedi Apriadi, Rabu (1/4).

Dikatakan Dedi, meski hasil negatif warga Desa Langkat tetap waspada sehingga mereka ingin tujuh WNA tersebut dipulangkan dan tidak berada di sana lagi.

Berdasarkan informasi yang dipeorleh Dedi, sebelumnya WNA itu memiliki rekaman perjalanan dari Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara dan mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar dan selanjutnya mereka berangkat dari Banda Aceh menuju ke Nagan Raya.

Disebutkannya, berdasarkan informasi yang ia peroleh, para WNA asal China itu juga tidak melaporkan kedatangannya ke petugas Kantor Imigrasi Kelas II B Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) sehingga pihak imigrasi juga mengaku kecolongan atas kedatangan para WNA itu.

“Kalau informasi yang kita peroleh mereka juga tidak melaporkan ke Imigrasi setempat. Sehingga mereka kabarnya sekarang sudah di pulangkan. Namun pastinya kita tidak tahu karena itu kan ranah imigrasi kalau kita lakukan pemeriksaan saja,” sebutnya.

Komentar

Loading...