Unduh Aplikasi

Sebelum Ditembak, Zubir Minta Adiknya Datang ke Rumah

Sebelum Ditembak, Zubir Minta Adiknya Datang ke Rumah
Rusliah memperlihatkan foto anaknya yang tewas ditembak di Malaysia. Foto: Suar

LHOKSEUMAWE - Pelaku penembakan terhadap Muhammad Zubir (30), warga Lamno, Aceh Jaya, dibekuk polisi Diraja Malaysia. Korban yang kesehariannya bekerja sebagai tukang doorsmeer di Pahang Felda Banda Turazak Keratong tiga, Malaysia ditemukan tewas bersimbah darah setelah ditembak dibagian kepalanya.

Keterangan ini disebutkan oleh Anggota DPD RI, Sudirman, setelah mendapatkan informasi dari keluarga korban di Malaysia. Para tersangka sudah ditahan di kantor kepolisian setempat.

Mengutip keterangan adik kandung korban, Syahrul Ramadhan, Sudirman menyebutkan sebelum tewas, korban sempat menelpon adiknya (Syahrul) yang juga berada di Malaysia.

“Dia memerintahkan adiknya untuk menjumpainya di kostnya di Pahang dengan alasan akan terjadi kegaduhan. Setiba Syahrul di lokasi kejadian itu ternyata ikhwal yang dikabarkan oleh abang kandungnya tersebut sudah terjadi,” kata Sudirman kepada AJNN, Sabtu (28/10).

Baca: Pemerintah Tanggung Biaya Pemulangan Jenazah Zubir dari Malaysia

Ia menambahkan sesampai di rumah abangnya. Syahrul sempat melihat dua orang keluar dari rumah tersebut. Adiknya sempat bertanya ada kejadian apa di dalam. Mereka bahkan terlihat santai dan menjawab tidak ada kejadian apa-apa. Syahrul kembali bertanya keberadaan abangnya kepada seorang pria di lokasi tersebut, pria itu menjawab abangnya ada di atas di dalam rumahnya.

“Mengetahui abangnya di atas, dia langsung bergegas naik dan ternyata abangnya itu sudah dalam kondisi bersimbah darah dan pada posisi tidak ada lagi berada di dalam rumah,” kata Haji Uma, mengutip keterangan Syahrul Ramadhan.

Setelah melihat korban berkucuran darah, Syahrul langsung membawa abangnya tersebut ke rumah sakit. Namun korban sudah tidak lagi bernyawa.

“Informasi yang saya terima, pelakunya itu termasuk istrinya. Dugaan sementara istrinya meminta dua pelaku yang salah satunya adalah selingkuhannya itu yang menghabiskan suaminya dengan cara ditembak,” ujar Sudirman.

Hingga berita ini diunggah, Haji Uma--sapaan akrab Sudirman--terus melakukan koordinasi dengan KBRI di Malaysia guna memproses korban agar secepatnya bisa di pulangkan ke tanah air untuk dikebumikan.

Komentar

Loading...