Unduh Aplikasi

Sebagian Pelajar Dijemput Orangtua Saat Demo di Lhokseumawe

Sebagian Pelajar Dijemput Orangtua Saat Demo di Lhokseumawe
Pelajar menunjukkan alat peraga bertuliskan DPR Kami Haus. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE – Sejumlah pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ikut melakukan aksi demo di depan Gedung DPRK Lhokseumawe dijemput orangtuanya.

Pantauan AJNN, pelajar tersebut dijemput langsung oleh orangtua mereka dan kemudian disuruh pulang sembari dinaikkan ke sepeda motor.

Sementara mereka dijemput dan disuruh pulang oleh ayah dan ibunya, sebagian pelajar malah langsung masuk ke areal gedung DPRK Lhokseumawe bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk melakukan orasi.

“Pak dewan minta Uang Rp5 ribu, kami lapar dan haus,” kata salah seorang pelajar saat mengikuti aksi di Kota Lhokseumawe, Senin (30/9).

Baca: DPRK Lhokseumawe Kecam Tindakan Represif Oknum Polisi yang Tewaskan Mahasiswa

Dikabarkan sebelumnya, ratusan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pelajar di Lhokseumawe melakukan aksi. Dalam aksi tersebut massa menyebutkan revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi puncak kemarahan rakyat atas ketidakadilan penguasa.

“Revisi UU KPK yang telah disahkan oleh DPR menjadi puncak kemarahan rakyat atas ketidakadilan penguasa, DPR yang seharusnya menjadi penyambung lidah rakyat dalam menyuarakan aspirasinya, seakan saat ini hanya menjadi ikon kelengkapan negara tanpa berfungsi sebagai lembaga yang mewakili rakyat,” kata Koordinator Aksi, Agung Septiranda Utomo.

Komentar

Loading...