Unduh Aplikasi

KRONOLOGI KERIBUTAN DI DISPORA ACEH

Sayuti: Yang Dikatakan Fauzan Tidak Sesuai Fakta

Sayuti: Yang Dikatakan Fauzan Tidak Sesuai Fakta
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Sayuti, salah seorang rekanan yang terlibat keributan dengan Syahrial Fauzar, Kepala Seksi Pengadaan Sarana dan Prasarana di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, mengatakan apa yang disampaikan pejabat eselon IV itu bertolak belakang dengan fakta yang terjadi.

Menurutnya, bagaimana mungkin Fauzan-sapaan Syahrial Fauzar-katakan tidak ada keributan, sedangkan keributan terjadi di depan ruangan Kepala Dispora Aceh. Saat kejadian disana juga banyak saksi yang menyaksikan, seperti pamtup (pengaman tertutup) kadis, Satpol PP dan karyawan di instansi tersebut.

“Yang dikatakan dia itu (Fauzan) saya bantah. Dia bilang tidak ada keributan, sedangkan keributan terjadi di depan ruang kepala dinas. Juga ada saksinya kok,“ ujar Sayuti kepada AJNN, Jumat (25/10).

Kata Sayuti, kronologi kejadian itu pertama kali terjadi di ruangan Fauzan. Tidak puas dengan jawaban yang disampaikannya, lalu Sayuti mengajak Fauzan keluar ruangan untuk bertemu dengan kepala dinas.

Baca: Pejabat Dispora Aceh Bantah Cekcok dengan Rekanan

Kejadiaannya pada hari Selasa (22/10), sekitar pukul 10.00 WIB. Ia menyebutkan, jika di depan ruang kepala dinas itu terdapat CCTV, silahkan diperiksa. Bagaimana mungkin dikatakan tidak ada keributan, disana banyak mata yang menyaksikan.

Bahkan saat itu, sempat terjadi adegan pengembalian uang kontrak yang pernah diserahkan rekan Sayuti, yang bernama Firdaus kepada Fauzan sebesar Rp 2,5 juta. Tapi Firdaus menolak pengembalian uang tersebut, karena ia masih memegang komitmen awal bahwa proyek PL itu dikerjakan oleh perusahaannya.

“Sampai akhirnya Fauzan meminta bantuan pamtup untuk menyerahkan uang itu kepada Firdaus. Namun saat itu pamtup menolak,“ ujarnya.

Saat keributan terjadi, pamtup tersebut sempat berusaha mendamaikan antara Fauzan dengan Sayuti dan Firdaus. Saat itu, ia meminta agar tidak melalakukan keributan di dalam kantor. Jika tidak selesai juga, baiknya diselesaikan di luar kantor.

Baca: HPS Pengadaan Peralatan Sepak Bola Terindikasi Mark Up

Mendengar itu, Sayuti menghampiri pamtup tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki permasalahan apapun dengan kepala dinas maupun kepala bidang tempat proyek itu dianggarkan. Terkait masalah internal yang menyebutkan nama kabid, dikatakan olehnya bahwa ia tidak tahu menau.

“Dan saya tegaskan bahwa saya tidak memiliki kaitan apapun dengan pejabat siapapun di Dispora. Yang kami tahu, Fauzan telah membatalkan paket kegiatan yang seharusnya menjadi hak kami,“ tutupnya.

Komentar

Loading...