Unduh Aplikasi

Satu Pasien Positif Corona, 15 Tenaga Medis dan Delapan Warga Gayo Lues di Karantina

Satu Pasien Positif Corona, 15 Tenaga Medis dan Delapan Warga Gayo Lues di Karantina
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gayo Lues saat menyampaikan data terbaru perkembangan virus Corona atau Covid-19 dalam konferensi persnya di Balai Musara, Senin (13/04). Foto:mediacenter.gayolueskab.go.id

GAYO LUES - Usai salah satu warga warga Gayo Lues berinisial NS (41) dipastikan positif Covid-19 (Corona). Pihak pemerintah setempat melalui gugus tugas Covid-19, segera melakukan isolasi dan karantina terhadap 15 orang tenaga medis dan paramedis. Untuk Sementara, mereka dirumahkan selama 14 hari paska kontak dengan pasien.

Hal ini dibenarkan oleh Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gayo Lues, dr. Safwan Azhari, Sp.B kepada AJNN, Minggu (19/4/2020) melalui sambungan telepon dari Gayo Lues. Menurut Safwan mereka ini merupakan Dokter, Perawat dan Bidan yang menangani pasien tersebut. Termasuk petugas Puskesmas Putri Beutong, tempat pasien ini mengambil rujukan sebelum ke rumah sakit.

Baca: Tes Swab Perdana di Aceh: Satu Pasien dari Gayo Lues Positif Corona

Untuk tenaga medis dan paramedis ini pihak gugus tugas Covid-19 Gayo Lues sudah melakukan Rapid Rest untuk memastikan kondisi mereka.

"Sudah dilakukan rapid test dan hasilnya semua negatif bang," ujar Safwan kepada AJNN.

Selain kepada tenaga kesehatan. Pihaknya juga telah melakukan isolasi dan karantina terhadap 8 Gayo Lues. Menurut Safwan Azhari, Diantara kedelapan orang tersebut, 3 orang merupakan anggota keluarga pasien, serta teman satu mobil yang sewa (rental) dari Sumatera Utara (Sumut) ketika menuju Gayo Lues.

Informasi lain diperoleh AJNN dari salah salah satu sumber terpercaya, bahwa NS sudah mengalami demam sejak tanggal 6 dan 7 April yang lalu ketika masih di KM Kelud. Dia juga mempunyai gejala batuk sesekali. Kemudian pada tanggal 8 April NS berangkat naik pesawat ke medan, sampai di Medan merasa tidak nyaman di bagian dada lalu ke salah satu klinik disana, Karena ada riwayat gangguan pada irama jantung (Aritmia). Selain penyakit penyerta (Komorbid) lainnya yaitu Diabetes Melitus (DM).

Komentar

Loading...