Unduh Aplikasi

Satu Karyawan BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh Positif Covid-19

Satu Karyawan BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh Positif Covid-19
Kantor BPJS Cabang Meulaboh. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Satu warga pegawai Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan Kabupaten Aceh Barat terkonfirmasi positif terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).

Dengan bertambahnya satu kasus baru tersebut, maka jumlah warga Kabupaten Aceh Barat yang terinfekasi virus corona, menjadi 43 kasus.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Barat, Amril Nuthihar mengatakan, dengan positifnya pegawai BPJS tersebut, maka saat ini telah terjadi cluster baru.

“Jadi saat ini jadi cluster baru yakni cluster BPJS Kesehatan. Dan saat ini semua pegawai BPJS Kesehatan sudah menjalani swab, dari informasi yang kami peroleh dari pihak BPJS,” kata Amril Nuthihar.

Dari 43 kasus tersebut, kata dia, selain satu karyawan BPJS Kesehatan, juga ada dua tenaga medis yang terpapar Covid-19 yakni, satu merupakan pegawai Pusat Layanan Kesehatan (Puskesmas) Johan Pahlawan serta satu merupakan perawat di poli mata Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Sementara itu, Humas BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Bambang Safutra mengatakan kalau kantor BPJS Meulaboh terpaksa ditutup selama tiga hari setelah satu karyawan dinyatakan positif corona.

Ia menjelaskan fpenutupan selama tiga hari diambil guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor itu.

“Kita melakukan penutupan sementara, yakni sejak Jumat hingga Minggu. Kebetulan kitakan beroperasi setiap hari 24 jam. Jadi kita ambil langkah tutup tiga hari. Untuk karyawan kita ada 38 orang sudah kita rapid test dan juga jalani swab,” kata Bambang Safutra.

Adapun karyawan perusahaan asuransi kesehatan plat merah yang terpapar Covid-19 itu, berinisial SA (25). Saat ini SA sedang menjalani isolasi di rumahnya, di Binjai, Sumatera Utara setelah dinyatakan terpapar virus SARS-CoV-2 itu.

Menurut cerita Bambang, SA diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab yang dilakukan uji Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di  salah satu rumah sakit di Medan.

“Kita dapat informasi SA terpapar Covid pada Kamis, 10 September kemarin. Begitu dapat kabar itu langsung hari itu kita lakukan rapid test. Alhamdulillah semuanya sehat atau non reaktif. Dan kemarin kita juga jalani swab, karena kita tidak mau juga kan menanggung resiko apalagi kita punya anak,” ungkapnya.

Menurut Bambang, sebelum dinyatakan positif Covid-19, SA saat masih bekerja memang sudah lebih dahulu sakit dan minta izin cuti untuk pulang ke kampung halamannya di Binjai.

"Sampai disana SA melakukan swab dan disalah satu rumah sakit di Medan, dan dinyatakan positif Covid-19," ungkapnya.

Komentar

Loading...