Unduh Aplikasi

Satu Dokter Penyakit Dalam RSUDCND Meulaboh Ikut Diisolasi

Satu Dokter Penyakit Dalam RSUDCND Meulaboh Ikut Diisolasi
RSUDCND Meulaboh. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Sembilan tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUDCND) Meulaboh yang menjalani isolasi secara mandiri atau berdiam diri di rumah. Ternyata, dari sembilan orang tenaga medis yang diisolasi, termasuk salah satunya adalah dokter yang bertugas di rumah sakit tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat, RSUDCND Meulaboh, Susi Maulhusna, mengatakan dokter yang ikut diisolasi tersebut merupakan dokter yang bertugas di poli penyakit dalam. Ia menjelaskan kalau dokter tersebut sempat menangani pasien yang ditangani oleh sejumlah tenaga medis yang sudah diisolasi itu. Pasalnya pasien tersebut ternyata sempat datang ke poli penyakit dalam pada 18 Maret 2020.

"Pasien itu saat datang ke poli penyakit dalam mengeluh sesak nafas, batuk serta pilek," kata Susi Maulhusna, Sabtu (21/3).

Namun, pasien yang berasal dari Jawa Barat itu ketika menjalani pemeriksaan hanya diberi obat seperti pasein rawat jalan lainnya dan tidak dicurigai adanya dugaan terinfeksi Corona Virus Diasease atau COVID 19.

Baca: Sembilan Tenaga Medis di RSUDCND Meulaboh Harus Jalani Isolasi

Adapun sembilan tenaga medis yang disiolasi secara mandiri tersebut diantaranya yakni dokter satu orang, perawat yang bertugas di poli penyakit dalam dan sempat kontak dengan pasien, perawat yang melakukan ronsen serta petugas kamar radiologi yang melakukan ronsen terhadap pasien.

Dikatakannya, ketika melakukan ronsen terhadap pasien yang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, para petugas medis sebenarnya telah menjalankan sesuai prosedur dimana semua petugas yang melakukan ronsen menggunakan Alat Pelindung Diri (APD)

"Saat ronsen mereka menggunakan APD dan masker. Pasien juga gunakan masker saat itu, jadi sekarang kami tunggu hasil (lab), jika nantinya pasien dinyatakan negatif baru mereka yang diisolasi dapat beraktivitas kembali," ungkapnya.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...