Unduh Aplikasi

Satreskrim Polres Abdya Bekuk Pelaku Curanmor Antar Kabupaten

Satreskrim Polres Abdya Bekuk Pelaku Curanmor Antar Kabupaten
Polisi memperlihatkan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan tersangka RY, Foto: Fakhrul Razi Anwir

ACEH BARAT DAYA - Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat Daya (Abdya), berhasil membekuk seorang pria berinisial RY (30), pelaku pencurian kendaraan bermotor antar kabupaten, Kamis (18/7) sekitar pukul 19.30 WIB.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Palak Hulu, Kecamatan Susoh, Abdya, ditangkap di lokasi pelabuhan penyeberangan Labuhan Haji Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, saat sedang berkerja diatas boat penangkap ikan.

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK, melalui Kabag Ops AKP Haryono SE, mengatakan tersangka RY ini dikenal licin dalam menjalankan aksinya. Jumat (31/5) lalu, dalam satu hari tersangka membobol dua rumah sekaligus di dua kecamatan berbeda dalam Kabupaten Abdya.

RY ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/06/V/ 2019/Aceh/Res Abdya/SPK Polsek tanggal 31 Mei 2019, karena melakukan aksi pencurian di rumah korban M Nazir (49), warga Desa Rambong, Kecamatan Setia, Kabupaten Abdya, pada tanggal Jumat (31/5) sekira pukul 02.00 WIB.

”Pelaku berhasil menggasak 1 unit handphone merk Samsung, 1 buah jam tangan merk Bugari, Gelang emas dan uang senilai Rp 5 juta,” ungkap AKP Haryono didampingi Kasat Reskrim Iptu Zulfitriadi SH, saat menggelar konferensi pers, Kamis (25/7) di Aula Mapolres setempat.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku masuk kerumah korban dengan cara mencongkel jendela samping, selanjutnya pelaku masuk dan barang-barang tersebut ditemukan pelaku di ruang tamu rumah korban.

”Saat itu, aksi pelaku diketahui oleh korban serta beberapa orang warga. Ketika hendak melarikan diri, pelaku tidak sempat mengambil dan meninggalkan sepeda motornya yang diletakkan di pekarangan rumah korban,” terangnya.

Berdasarkan pengembangan yang dilakukan petugas, di hari yang sama, Jumat (31/5), pelaku juga mengaku telah melancarkan aksi pencurian di rumah milik Sufriani, warga Desa Pinang, Kecamatan Susoh.

Korban Sufriani juga telah melaporkan kehilangan satu unit sepedamotor, serta uang tunai sebesar Rp 1,2 juta kepada polisi, sesuai dengan laporan polisi nomor LP-B/30/VI/RES.1.8/2019/SPK tanggal 1 Juni 2019.

”Pengakuan tersangka, sepeda motor tersebut telah dijual kepada orang yang tidak dikenalnya, dalam kawasan Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan,” terang Haryono.

Sementara itu, jelas Haryono, pelaku mengaku sudah berulang kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor. Aksi tersebut tidak hanya dilakukan di kawasan Abdya, bahkan sampai ke wilayah Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Selatan.

“Dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui telah melakukan pencurian di sejumlah tempat. Tahun 2017 melakukan curanmor di Alue Bilie. Tahun 2018 dan 2019 juga melakukan curanmor di Meulaboh,” ujarnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku yang selalu beraksi tunggal dalam melakukan aksi kejahatannya ini, dijerat pasal 363 ayat (1) huruf ke 3e dan ke 5e KUHP, dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...