Unduh Aplikasi

Satpol PP dan WH Mulai Awasi Pesepeda yang Tak Patuhi Syariat Islam

Satpol PP dan WH Mulai Awasi Pesepeda yang Tak Patuhi Syariat Islam
Petugas Satpol PP dan WH Banda Aceh saat melakukan patroli pesepeda di kawasan Ulee Lheue Banda Aceh, Minggu, 12 Juli 2020. Foto: Ist

BANDA ACEH - Satpol PP/Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh mulai mengawasi pesepeda yang tak mematuhi peraturan syariat islam, seperti tidak menggunakan jilbab atau berpakaian seksi.

Hari ini, personel Satpol PP dan WH Banda Aceh mulai melakukan patroli ke beberapa lokasi, salah satunya kawasan Ulee Lheue Banda Aceh, Minggu (12/7).

Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP/WH Banda Aceh, Safriadi menyampaikan, patroli yang dilakukan tersebut sebagai langkah pengawasan guna mengingatkan pesepeda selalu berpakaian sopan sesuai ketentuan syariat islam.

“Bukan razia, tetapi patroli rutin, hanya bagian dari pengawasan," kata Safriadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/7).

Safriadi menyampaikan, dalam patroli hari ini, mereka masih juga mendapatkan pesepada pria yang tak sesuai syariat Islam yaitu memakai celana pendek, sedangkan perempuan yang berpakaian ketat. Sehingga harus dilakukan pembinaan.

Baca: Tim Gowes Tak Berjilbab di Banda Aceh Diamankan dan Minta Maaf

“Masih ada juga yang memakai pakaian tidak sesuai syariat Islam. Laki-laki yang memakai celana pendek, dan juga wanita mengenakan pakaian sedikit ketat,” ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang p
Pelaksanaan Syariat Islam bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam. Pada pasal 13 peraturan tersebut jelas disebutkan bahwa terkait busana masuk dalam pelanggaran syiar islam.

Sejauh ini, dalam aturan tersebut memang tidak disebutkan pemberian sanksi terhadap pelanggar busana. Tetapi Satpol PP mengimbau masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah harus selalu berbusana sopan.

“Kami mbau masyarakat saat berolahraga selalu memakai busana sesuai dengan syariat islam,” tutur Safriadi.

Komentar

Loading...