Unduh Aplikasi

Sapaan Trump ke Pendukung Menuai Kecaman

Sapaan Trump ke Pendukung Menuai Kecaman
Foto: AP/Anthony Peltier

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyapa pendukungnya di luar Rumah Sakit Militer Walter Reed, tempatnya dirawat karena Corona. Namun, sapaan Trump itu justru berbuah kecaman.

Sebagaimana dilansir AFP, Senin (5/10/2020) Trump menyempatkan diri menyapa para pendukungnya di luar Rumah Sakit Militer Walter Reed pada Minggu (4/10) waktu setempat.

Dengan memakai masker, Trump melambaikan tangan ke kerumunan para pendukungnya dari dalam mobil, sebelum kembali ke rumah sakit yang terletak dekat Washington tersebut.

Sementara itu para pendukung yang mengibarkan bendera Trump 2020 meneriakkan "USA! USA!"

Para pakar medis menyebut perjalanan singkat itu melanggar pedoman kesehatan publik pemerintahnya sendiri, yang mengharuskan pasien untuk diisolasi saat mereka dalam perawatan dan masih menularkan virus - dan membahayakan perlindungan Secret Service-nya.

"Semua orang di dalam kendaraan selama 'drive-by' Presiden yang sama sekali tidak perlu itu, sekarang harus dikarantina selama 14 hari," kata James Phillips, kepala pengobatan bencana di Universitas George Washington.

"Mereka mungkin sakit. Mereka mungkin mati. Untuk teater politik. Diperintahkan oleh Trump untuk mempertaruhkan nyawa mereka di teater. Ini gila," cetusnya.

Kecaman senada disampaikan Zeke Emanuel, ketua Departemen Etika Medis dan Kebijakan Kesehatan di Universitas Pennsylvania. Dia menggambarkan aksi Trump itu sebagai "memalukan."

"Membuat agen Secret Service-nya mengemudi dengan pasien COVID-19, dengan jendela terbuka, membuat mereka berisiko terinfeksi. Dan untuk apa? Aksi humas," demikian cuitannya di Twitter.

Diketahui bahwa Trump telah berulang kali ditegur karena melanggar pedoman kesehatan masyarakat dan menyebarkan informasi yang salah tentang pandemi. Tepat sebelum aksinya itu, Trump mencuit di akun Twitter-nya bahwa dia akan melakukan "kunjungan mendadak".

"Kami akan memberikan sedikit kejutan kepada beberapa patriot hebat yang kami punya di jalan. Saya akan melakukan kunjungan mendadak," kata Trump dalam video yang diunggah ke Twitter.

Dalam cuitannya, Trump - yang mengenakan jas dan kemeja tanpa dasi - juga mengatakan bahwa dirinya "belajar banyak" tentang COVID-19.

Menanggapi kecaman tersebut, Juru bicara Gedung Putih Judd Deere mengatakan tindakan pencegahan yang "tepat" telah diambil untuk melindungi Trump dan staf pendukungnya, termasuk dengan menggunakan alat pelindung.

"Gerakan itu diizinkan oleh tim medis karena aman dilakukan," imbuh Deere seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (5/10/2020).

Komentar

Loading...