Unduh Aplikasi

Sandi Bantah Gerindra 'Usir' Demokrat dari Koalisi

Sandi Bantah Gerindra 'Usir' Demokrat dari Koalisi
Foto: CNN Indonesia

JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno membantah kabar miring yang menyebut Partai Gerindra 'mengusir' Partai Demokrat dari koalisi Prabowo-Sandi. Bagi Sandi isu tersebut tidak benar karena tidak sesuai kenyataan.

"Saya sangat menyayangkan, mengkritik tajam ucapan seperti itu di bulan suci Ramadhan karena itu tak sesuai dengan kenyataan," kata Sandi di Jakarta, Minggu (12/5).

Sandi mengklaim kondisi sesungguhnya dalam koalisi menunjukkan kesolidan. Ia menyebut hingga saat ini tidak ada perpecahan dalam koalisi Indonesia Adil dan Makmur, baik dari Demokrat, Gerindra, PAN, PKS, dan juga Berkarya.

"Kenyataan kami sangat solid dan sudah dikonfirmasi para Sekjen bahwa koalisi Indonesia Adil Makmur solid. Ungkapan itu bertentangan dengan spirit kami kebersamaan," kata Sandi.

Permintaan agar Demokrat mundur dari koalisi sebelumnya dilontarkan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono pada Jumat (10/5). Dari pada ragu-ragu, Arief meminta Demokrat segera angkat kaki dari koalisi.

Lebih dari itu Sandi menilai seluruh anggota partai koalisi pasti untung karena mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Ia menepis anggapan bahwa suara Demokrat tergerus akibat mendukung paslon 02.

"Insyaallah kami sama-sama berharap kesolidan koalisi kami dalam Pilpres kemarin mendatangkan keberuntungan bagi seluruh anggota koalisi karena kami berjuang bersama," ujar dia.

Menurutnya semua partai pasti punya cara analisa dan strategi masing-masing. Namun Sandi yakin dengan kebersamaan sesama partai koalisi, hasil yang dicapai lebih maksimal.

"Saya melihat anggota koalisi kami punya analisa masing-masing. Tapi saya meyakini dalam kesolidan kerja sama kami, Demokrat melakukan penghitungan yang baik akhirnya dan hasilnya juga baik," kata Sandiaga.

Komentar

Loading...