Unduh Aplikasi

Sambil Bawa Gas, ibu-ibu Datangi DPRK Aceh Barat

Sambil Bawa Gas, ibu-ibu Datangi DPRK Aceh Barat
Gas dprk
ACEH BARAT - Dengan membawa tabung gas ukuran 3 kg, Senin (27/10). Puluhan ibu-ibu Aceh Barat mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK). Tujuanya untuk mempertanyakan terkait kelangkaan gas 3 kg di kabupaten setempat.

Sesampai di DRPK, ibu-ibu itu langsung menyambangi ruang kerja kepala DPRK Aceh Barat, Ramli SE. Melihat kedatangan sejumlah warga dengan menenteng tabung gas, Ramli langsung memanggil Komisi B.

Salah satu peserta unjuk Rasa, Dewi Ratna mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kg. Ia merasa sebagai pelaku industri rumahan, sangat bergantung pada gas dalam memproduksi kue buatannya.

"Saat gas langka seperti ini coba bayangkan pak, industri kecil saya terhenti. Padahal saya butuh uang pak untuk menghidupkan anak saya yang sudah yatim," kata Ratna kepada Ketua DPRK dan sejumlah anggota Komisi B.

Ia sudah merasa sangat kesal dan tidak tahu mengadu kemana lagi akibat dari kelangkaan gas tersebut. Karena, selama ini, dalam mencari gas, ia terpaksa harus mengelilingi kota Meulaboh.

"Saya berharap kepada wakil rakyat untuk bisa menyelesaikan masalah ini," harapnya

Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Yusdaniar, Menurutnya keterbukaan dari pangkalan elpiji selama ini juga tidak ada.

"Setiap saya tanyak gas kapan masuk, pihak penjual gas selalu tidak memberi jawaban yang jelas," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Barat, Ramli mengatakan, pihaknya akan segara memanggil dinas terkait serta pihak kepolisian untuk membicarakan masalah tersebut serta mengambil tindakan tegas.

"Kami akan segera mencari jalan keluar terkait masalah ini. Kalau perlu kita bentuk Panitia Khusus (pansus) dan mengajak mereka untuk eksekusi pangkalan yang membandel. Kalau DPRK saja tidak bisa bergerak karena kami lebih pada pengawasan,"ungkapnya.

|DARMANSYAH MUDA

Komentar

Loading...