Unduh Aplikasi

Salut buat Alhudri

Salut buat Alhudri
Ilustrasi: Shutterstock

ALHUDRI memang tak memiliki basis pendidikan keguruan. Namun Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini tak pernah kehabisan akal untuk mengembangkan pendidikan di Aceh. 

Salah satunya adalah dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan pemahaman pencegahan korupsi lewat seminar tentang pendidikan antikorupsi bagi pemangku kepentingan bidang pendidikan se-Aceh. Ini adalah terobosan yang belum pernah terjadi di Aceh sebelumnya. 

Karena selama ini, Aceh cukup tersohor dengan sebutan daerah korup. Apalagi Aceh pernah mengalami kejadian buruk saat dua kepala daerah yang menjabat dicokok oleh KPK. Belum lagi besarnya uang yang dikelola Aceh tidak sesuai dengan hasil didapat. 

Budaya korupsi ini sangat lekat dengan budaya lain di Aceh. Diakui atau tidak, hal-hal seperti ini menjadi keseharian dan tidak disadari. Hal-hal yang dianggap korup diterima sebagai nilai baru dan diadopsi secara luas oleh masyarakat. 

Lihat saja betapa wajarnya anak atau istri pejabat menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan sehari-hari selama bertahun-tahun. Padahal kendaraan dan bahan bakar yang dihabiskan untuk aktivitas mereka tidak ada kaitan dengan status suami/istri atau ibu/ayah mereka sebagai pejabat daerah. 

Aktivitas itu dipertontonkan terus menerus. Sehingga mendorong orang lain mengikuti hal yang sama. Lantas, hal ini menjadi budaya yang tak terelakkan. Muncullah pejabat-pejabat baru yang berlaku sama seperti yang pernah mereka saksikan saat belum mendapatkan posisi apapun. 

Padahal, dengan sedikit kesadaran untuk tidak memanfaatkan jabatan dan fasilitasnya, para pejabat itu dapat mengajarkan masyarakat nilai yang pantas dan tidak pantas dilakukan. Sehingga perilaku korup itu dapat diadang dan kerusakan di masyarakat tidak meluas, tapi itu tidak terjadi.

Kerusakan-kerusakan inilah yang harus diperbaiki. Di sekolah-sekolah di Aceh, Alhudri memulainya. Karena di sekolah-sekolah pula praktik korupsi itu bersemi. 

Tentu saja ini adalah perjuangan panjang. Terlalu banyak musuh yang dihadapi, terlalu sedikit amunisi yang dimiliki. 

Namun optimisme Alhudri untuk membangun pendidikan Aceh yang lebih baik ini harus menular ke seluruh masyarakat Aceh, apapun kelasnya. Karena hanya lewat pendidikan, serta pertolongan Allah, lah Aceh akan kembali bangkit menjadi daerah lebih baik. Salut buat Alhudri. 

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...