Unduh Aplikasi

Salah Bubuh Stempel Palsu

Salah Bubuh Stempel Palsu
Ilustrasi: oceanfur23.com

KERESAHAN Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah terhadap penggunaan stempel palsu bertuliskan Gubernur Aceh hendaknya ditindaklanjuti oleh Pemerintah Aceh. Selaku pihak yang merasa dirugikan, Pemerintah Aceh harus mengadukan hal ini kepada kepolisian untuk mengusut pembubuh

Kemarin, Nova mengaku memerintahkan beberapa pejabat di bawahnya untuk mengambil langkah-langkah sesuai mekanisme aturan yang berlaku. Tindakan itu tidak bisa dimaafkan begitu saja. Karena di dalamnya terdapat pelanggaran administratif dan pelanggaran hukum.

Hal ini dipicu oleh lembaran terakhir Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Pidie tahun anggaran 2018. Di bagian akhir itu tertera Gubernur Aceh. Padahal dokumen itu dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie dan ditandatangani oleh Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud. Dokumen itu dibacakan di ruang sidang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Pidie.

Pengusutan permasalahan ini oleh polisi untuk menelisik asal usul stempel palsu yang digunakan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie. Lantas dicari tahu siapa pembuatnya dan apa tujuan membuat stempel ini. Karenanya, urusan ini bukan sekadar urusan kesalahan membubuhi stempel. Ini juga tentang dugaan penyalahgunaan stempel Gubernur Aceh di Pemerintah Kabupaten Pidie.

Stempel harusnya berfungsi untuk menunjukkan keaslian atau legalitas sebuah dokumen. Keberadaan stempel ini telah dilakukan sejak lama oleh banyak kebudayaan. Bahkan sejak kerajaan Mesir kuno, meskipun bentuk dan bahan pembuatan stempel berbeda dengan stempel saat ini.

Kesalahan penggunaan stempel palsu ini mengingatkan kita pada kasus dugaan korupsi Patrialis Akbar. Bekas menteri dan hakim mahkamah konstitusi itu memiliki 28 stempel dengan bermacam-macam tulisan. Seperti nama perusahaan hingga direktorat jenderal keuangan. Stempel-stempel itu diduga dibuat untuk memuluskan aksi penipuan dan korupsi Patrialis.

Hal sama bukan tak mungkin terjadi di Pidie. Apalagi stempel bukan barang mahal. Pembuatnya tersebar di banyak tempat. Besar dugaan, stempel ini disalahgunakan untuk banyak dokumen. Dan sialnya, mereka melakukan kekeliruan fatal sehingga stempel ini diketahui keberadaannya dan menuai protes. Apes.

Komentar

Loading...