Unduh Aplikasi

Sabu Yang Ditemukan Dalam Bakso Hendak Diedarkan di Lapas

Sabu Yang Ditemukan Dalam Bakso Hendak Diedarkan di Lapas
Tersangka Iswahyudi berikut barang bukti sabu saat diamankan di Polres Langsa. Foto : For AJNN.

LANGSA - Anggota Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa telah mengamankan dua narapidana Kelas II B Langsa setelah narkotika jenis sabu yang dipasok ke Lapas diketahui oleh petugas.

Adapun dua narapidana yang diamankan yakni Iswahyudi dan Ikhsan Jaya. Setelah diamankan, kedua napi tersebut langsung dibawa ke Polres Langsa, Senin (24/8).

Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Narkoba Iptu Wijaya Yudi Stira Putra kepada AJNN, Selasa (25/8) mengatakan, hasil pemeriksaan terhadap napi yang diamankan dari Lapas, diakui sabu tersebut hendak diedarkan di Lapas.

Baca: Petugas Gagalkan Penyelundupan Bakso Berisi Sabu ke Lapas Langsa

"Sabu yang dimasukkan ke dalam bakso itu beratnya 12,92 gram, dikemas dengan dua kemasan plastik warna hitam," kata Iptu Yudi.

Baca : Petugas Gagalkan Penyelundupan Bakso Berisi Sabu ke Lapas Langsa

Iptu Yudi menjelaskan, pada Senin 24 Agustus 2020 petugas Lapas Klas II B Langsa, Gunawan sedang melaksanakan piket di ruang fortir, kemudian oleh petugas tersebut menerima titipan barang berupa satu rantang yang berisi bakso dari seorang pengunjung wanita.

Setelah memberikan barang tersebut selanjutnya pengunjung wanita tersebut langsung pergi meninggalkan Lapas.

Berdasarkan pengakuan tersangka Iswahyudi, kata Iptu Yudi, dua paket sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli dari temannya berinisial Zul (DPO) dengan harga Rp. 6.600.000.

Setelah dibeli melalui komunikasi telepon genggam, kata dia, kemudian sabu tersebut diantar ke Lapas oleh istri Iswahyudi berinisial NAU (DPO) dengan menggunakan identitas KTP atas nama Mulya Sari (kakak dari NAU).

Saat dipasok ke dalam Lapas, sabu tersebut diterima oleh Iksan Jaya yang rencananya akan diserahkan kepada Iswahyudi setelah di dalam Lapas.

"Saat ini tersangka Iswahyudi masih diamankan di Polres Langsa untuk kepentingan pengembangan," ungkap Iptu Yudi.

 

Komentar

Loading...