Unduh Aplikasi

Sabri Aly, Ketua Umum Aceh Business Club

Sabri Aly, Ketua Umum Aceh Business Club
Foto: Ist

JAKARTA – Untuk alasan regenerasi, Pendiri dan Ketua Umum Aceh Business Club (ABC) , Drs. HM. Asyik Ali, memberikan mandat organisasi ABC kepada tiga putra Aceh masing-masing Sabri Aly, SE., Samsul B Ibrahim dan J Kamal Farza, SH., MH, untuk meneruskan dan mengembangkan organisasi ABC setelah vakum beberapa lama.

“Para pendiri dan pengurus lama sudah tua-tua, untuk alasan efektifitas dan reorganisasi, biarlah diurus yang muda-muda,” kata HM. Asyik Ali kepada media ini, Selasa (6/8) malam.

Selanjutnya, mandataris ABC diberi tugas dan wewenang untuk, melakukan reorganisasi Aceh Business Club, dengan cara membentuk kepengurusan baru di semua tingkatan, dan melakukan penyesuaian-penyesuaian Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi dengan mempedomani dokumen-dokumen yang ada;

Kemudian melakukan pendataan dan konsolidasi dengan memverifikasi aset-aset organisasi yang ada, selanjutnya membangun komunikasi dengan para stake-holder Aceh Business Club yang ada, dan melaporkan hasilnya dan membuat berita acara serah terima organisasi dan aset dari pengurus lama kepada pengurus baru.

Sebagai pelaksanaan amanah organisasi, pada Rabu (6/8) oleh mandataris telah diputuskan pimpinan ABC periode 2019-2024 disepakati masing-masing masing-masing Sabri Aly, SE., sebagai Ketua Umum, Samsul B Ibrahim sebagai Sekretaris Jenderal dan J Kamal Farza, SH., MH, sebagai Bendahara Umum.

"Tugas pertama kami adalah melakukan konsolidasi organisasi untuk membentuk kepengurusan lengkap.” kata Sabri Aly, Ketua Umum terpiliih.

Menurut Sabri Aly CEO Banda Group, Aceh memiliki potensi sangat besar secara bisnis, tetapi selama ini potensi yang besar tersebut tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menggerakkan roda perekomian masyarakat.

“Ke depan, kita ingin ikut membantu menggerakan bisnis di Aceh dengan cara membantu promosi, dan ABC bisa menjadi katalisator yang menghubungkan antara potensi, bisnis dan strake holder lain, baik di Aceh, nasional dan internasional,” kata Sabri Aly didampingi Samsul B Ibrahim, J Kamal Farza dan Saiful Azhari.

ABC didirikan 23 Mei 1990, ABC adalah organisasi bisnis yang bersifat non profit, terbuka, demokratis, dan mandiri.

“ABC itu sebuah perkumpulan bisnis yang memfokuskan diri pada upaya meningkatkan kapasitas, jaringan dan produktivitas bisnis Aceh, dengan cara membantu memberikan akses yang luas kepada pengusaha dan masyarakat, dan melakukan promosi, pengembangan jaringan dan pengelolaan informasi bisnis.” Jelas Sabri Aly, seorang pengusaha asal Aceh yang sukses di Jakarta.

ABC mengharapkan kepada semua pelaku usaha agar bersama-sama untuk kembali berbisnis dan bersinergi seperti para endatu yang terkenal sebagai saudagar-saudagar terkenal.

“Para pengusaha, mari kita bersinergi membangun kembali bisnis di Aceh, untuk kemakmuran dan kemajuan bangsa,” imbaunya

iPustakaAceh

Komentar

Loading...