Unduh Aplikasi

Saat Alam Memukul Balik

Saat Alam Memukul Balik
ilustrasi: wordnik

WARGA Desa Pasir, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, harus bekerja keras membuat tanggul darurat dari karung pasir. Ini adalah langkah darurat yang harus diambil untuk mengatasi abrasi bibir pantai yang makin parah.

Abrasi terjadi sejak pasang purnama sepekan terakhir. Anggaran desa pun harus dialokasikan untuk untuk membeli karung pasir dan kebutuhan lainnya.

Kondisi ini memang sudah diperkirakan. Program Shared Resources Join Sollution, yang belum lama dirilis, memperkiraan dampak perubahan iklim di Aceh akibat meningkatnya suhu udara global mencapai 4 derajat celcius.

Penelitian itu juga menyebutkan bahwa perubahan iklim ini menaikkan curah hujan sebesar 24 persen selama kuartal basah dalam setahun. Curah hujan yang tinggi akan meningkatkan debit air di sungai, membanjiri daerah daratan dan pesisir.

Dalam sepekan terakhir, alam “menghajar” Aceh. Mulai banjir di pantai barat dan timur hingga banjir bandang di Aceh Tengah. Jumlah kerugian tak terhitung. Karena dalam bencana seperti ini, hanya hal-hal yang kasat mata saja yang dihitung.

Sementara kerugian immaterial akibat bencana yang terus menerus merundung Aceh ini hanya bisa ditahankan sendiri oleh warga. Banyak dari mereka bahkan bersikap apatis dan menganggap banjir ini sebagai sebuah keharusan.

Harus pemerintah di semua level memberikan perhatian atas hal ini. Salah satunya adalah dengan memastikan hutan Aceh, sebagai penyerap air, tidak terus dirusak, baik oleh hal yang legal maupun ilegal. Tindakan yang "memukul dan menyakiti" alam ini harus dihentikan.

Pemerintah, kabupaten dan provinsi, harus mendorong agar aparat penegak hukum bekerja lebih maksimal lagi melindungi hutan. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan bantuan kepada kepolisian, polisi hutan dan kejaksaan saat menangani kasus-kasus perusakan hutan.

Seluruh pemangku kepentingan juga harus menunjukkan komitmen untuk mempertahankan hutan dan memitigasi dampak bencana. Tanpa komitmen, keseriusan dan penegakan hukum, perubahan iklim ini akan semakin membuat masyarakat merana saat alam memukul balik.

Komentar

Loading...