Unduh Aplikasi

Rusuh Singkil Akibat Pembiaran Pemerintah

Rusuh Singkil Akibat Pembiaran Pemerintah
IMG 20151014 124857
BANDA ACEH - Kerusuhan akibat pembakaran Gereja yang didirikan tanpa izin sehingga menyebabkan seorang tewas dan empat lainnya terluka dinilai akibat kelalaian Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil Juli Hardin menyebutkan pernyataan itu dilontarkan Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Agus Kriswanto dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)yang digelar di Pendopo Bupati Aceh Singgkil Rabu malam (14/10).

Dalam rapat tersebut, kata Hardin, Pangdam IM Mayjen TNI Agus Kriswanto menilai kerusuhan itu terjadi karena pemerintah setempat tidak langsung mengantisipasi benih-benih konflik yang seharusnya bisa dicegah.

"Jika memang tidak memiliki izin kenapa pemerintah setempat tidak menegur dari awal saat gereja tersebut akan dibangun, karena jika setelah bangunan tempat ibadah itu berdiri baru ditegur dan dibongkar akan menibulkan hal seperti ini (konflik)," kata Juli Hardin mengulang pernyataan Pangdam.

Menurut Juli Hardin pernyaatan Pangdam ada benarnya, namun pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu apakah benar-benar pemerintah melakukan pembiaran atau memang tidak tahu.

"Kita akan kroscek terlebih dahulu di lapangan, karena jika pemerintah Kabupaten tidak tahu itu tidak bisa sepenuhnya kita salahkan mereka, dan jika memang mengetahui tapi tidak melakukan apa-apa itu merupakan pembiaran," katanya.

Ia menambahkan, hari ini Pangdam dan kapolda akan menggelar dialog dengan Ummat Muslim dan Kristen untuk dicarikan solusi terbaik aga konflik agama di Aceh Singkil tidak terulang dan keadaan kembali damai seperti sediakala.

| NAZAR AHADI

Komentar

Loading...