Unduh Aplikasi

Rustam Effendi: Angka Kemiskinan Aceh 1,0 Persen Atau 0,52 Persen?

Rustam Effendi: Angka Kemiskinan Aceh 1,0 Persen Atau 0,52 Persen?
Rustam Efendi

BANDA ACEH - Pengamat ekonomi Aceh dari Universitas Syiah Kuala, Rustam Effendi menanggapi proyeksi Pemerintah Aceh yang ingin turunkan angka kemiskinan rata-rata sebesar 1,0 persen pertahun selama 2018 hingga 2022.

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah Nurdin, mengutarakan keinginan itu beberapa waktu lalu dalam sebuah acara yang terkait dengan upaya Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Aceh.

"Kita merespon secara positif angka proyeksi penurunan angka kemiskinan rata-rata sebesar 1,0 persen per tahun itu, seperti diekspos pak Wagub Aceh. Mengapa, ini pertama kalinya Pemerintah Aceh berani melakukan prediksi yang terkesan sangat optimis tersebut," tulis Rustam Efendi di akun facebooknya.

Rustam menyebutkan, munculnya angka prediksi rata-rata 1,0 persen pasti sudah diperhitungkan secara matang oleh Pemerintah Aceh, khususnya tim yang diberi amanah untuk tugas terebut.

"Kita yakin, Pemerintah Aceh sudah paham apa, bagaimana, dan kapan itu dilakukan. Termasuk apa pola yang telah disiapkan untuk memadukan kesemua langkah itu," kata Rustam.

Rustam juga yakin Pemerintah Aceh tentu sudah menyiapkan strategi dan kebijakan yang "mumpuni" dan tepat untuk pulihkan penyakit sosial yang hingga hari ini belum mampu dituntaskan, meski dana Otsus naik sangat signifikan dalam kurun waktu yang sama.

"Saya tidak bermaksud untuk turut campur soal prediksi angka itu. Semua kita punya hitungan masing-masing dengan teknik masing-masing pula. Mau pilih skenario optimis, silakan. Pilih skenario normal, boleh. Tetap pada skenario yang pesimis pun tak salah. Semua skenario yang dipilih pasti ada beban dan konsekuensinya," ujar Rustam.

Dikatakan Rustam, berdasarkan hitungannya dengan data yang ada, selama tahun 2012 hingga 2017 Aceh hanya mampu turunkan angka kemiskinan rata-rata 0,52 persen per tahun.

"Itu artinya ada deviasi (selisih) yang lumayan besar dari target yang disampaikan pak Wagub Nova. Nah, apa mungkin angka Kemiskinan Aceh selama tahun 2018-2022 bisa diturunkan rata-rata 1,0 persen per tahun?," tulis Rustam

Dia juga mempertanyakan strategi dan kebijakan yang ditempuh pemerintah dan bagaimana membangun komitmen yang nyata di kalangan Eksekutif (jajaran SKPA dan SKPK) dan pihak legislatif (DPRA dan DPRK).

"Apa yang akan dan harus diupayakan?Bagaimanakah program/proyek-kegiatan itu disinerjikan? Cukupkah anggaran yang tersedia untuk itu?Sebagai rakyat saya hanya bertanya, sembari berdoa semoga niat mulia ini dapat terealisasi sesuai prediksi," tulis Rustam di akhir tulisannya yang diberi judul Angka Kemiskinan Aceh: 1,0 persen atau 0,52 persen.

Komentar

Loading...