Unduh Aplikasi

Rumah sakit Abdya bantah distribusi darah pilih kasih

ACEH BARAT DAYA – Direktur Rumah Sakit Umum Teuku Peukan (RSU-TP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Darusman kepada AJNN Kamis (16/10) sekitar pukul 17.00 Wib sore diruang kerjanya membantah bahwa berita yang berjudul Distribusi Darah Pilih Kasih yang ditayangkan tiga hari itu tidak benar adanya.

Baca : Di RS Abdya distribusi darah pilih kasih

Darusman yang baru dilantik menjadi Direktur RSU-TP Abdya didampingi kepala unit transpusi darah, Ana Ariani juga menyebutkan, selama ini pihaknya tidak pernah mendistribusikan darah kepada orang-orang tertentu, apalagi menjual kantong darah kepada pasien.

“Tidak ada bayar kantong, karna sudah ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS),” ungkap Darusman. Kata dia dalam melakukan pendistribusian darah kepada pasien tidak pilih kasih, dan jika ada stok semua pasien yang membutuhkan akan mendapatkannya.

Selain Direktur Darusman, hal tersebut juga diakui oleh kepala Unit Transpusi Darah (UTD RSU-TP) Abdya, Ana Ariani, katanya semua darah yang didonor baik dari Kodim 0110 Abdya ataupun dari PMI diberikan kepada pasien BPJS.

"Tidak pernah pilih kasih dalam melakukan pendistribusian, kami juga tidak pernah mengumpulkan 150 kantong darah, baik pada saat donor massal Kodim ataupun donor dari PMI," tambahnya.

Pada acara HUT Kodim 0110 Abdya yang lalu secara keseluruhan mendapat 33 kantong dan yang bisa pakai 29 kantong, selebihnya tidak bisa pakai. Disamping itu ada juga donor darah dari pihak PMI sekitar 10 kantong. Semua darah tersebut sudah disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

“Pada acara donor PMI sengaja kami batasi pendonornya, karena kulkas penyimpanan darah cuma satu yang bagus, itupun kulkas kecil. Sedangkan kulkas satu lagi sudah lama rusak,” ungkap Ana kepada AJNN.

Terkait hal tersebut, Direktur RSU-TP Abdya Darusman ketika ditanya AJNN mengakui, kulkas penyimpanan darah yang rusak itu akan diperbaiki dan pada tahun 2015 mendatang akan diusulkan lagi penambahan, agar proses donor kedepan tidak terganggu dan dapat menampung sebanyak mungkin.

SUPRIAN

Komentar

Loading...