Unduh Aplikasi

PROYEK PENGADAAN BIBIT PINANG DI ACEH BARAT

Rumah Kabid Jadi Tempat Penyimpanan Sementara

Rumah Kabid Jadi Tempat Penyimpanan Sementara
Anggota DPRK Aceh Barat, Ramli dan Kamaruddin memperlihatkan bibit pinang yang disimpan di rumah Kabid Perkebunan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat. Foto: AJNN.Net/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Empat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Kabupaten Aceh Barat meninjau lokasi tempat penyimpanan sementara bibit pinang betara yang berada di rumah Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Zakaria.

Alasan anggota DPRK melakukan peninjauan itu karena mengendus adanya kecurigaan terkait keberadaan bibit pinang betara di rumah kabid perkebunan itu. Pasalnya bibit itu harus dibagikan kepada masyarakat lewat program bantuan bibit melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2019 dengan nilai proyek Rp 2,6 miliar.

Hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Ketua DPRK Ramli SE, Kamaruddin, Medriati Yugistira, dan Said Rizqi Saifan.

Usai melakukan peninjauan, Kamaruddin mengatakan pihaknya akan melakukan klarifikasi dan verifikasi terkait dengan keberadaan bibit pinang yang yang akan disalurkan kepada petani, serta alasan keberadaan bibit pinang disimpan di rumah kabid.

"Nanti kami pertanyakan keberadaannya disitu kenapa ada di rumah kabid. Kami juga akan menanyakan sertifikat label benih dan layak edar atau penyaluran, jangan nanti sayang masyarakat," kata Kamaruddin.

Baca: GeRAK: Usut Pengadaan Bibit Pinang di Aceh Barat

Dari hasil peninjauan sementara, kata dia, pada bibit pinang itu tidak tertera label sertifikat, sehingga ini menjadi alasan bagi pihaknya untuk mempertanyakannya. Ia merasa aneh keberadaan bibit pinang di rumah kabid, bahkan ia mencurigai pembibitan dan pembenihan juga dilakukan di rumah kabid.

"Inikan bisa kita lihat ada jaring pelindung, terus ada semacam gundukan seperti demplot, ada sumur lengkap dengan mesin yang digunakan untuk penyiraman," ucapnya.

Sementara itu, istri dari zakaria, mengaku tidak tahu menahu terkait dengan keberadaan bibit pinang di rumahnya itu.

"Itu urusan yang bersangkutan, saya tidak tahu. Saya juga tidak ada disini selama ini," kata istri Zakaria.

Menurut istri Zakaria, tugasnya hanya mengurus persoalan rumah tangga. Bahkan ia mengaku beberapa bulan terakhir berada di Banda Aceh.

"Selama ini saya tidak disini ada di Banda Aceh jemput mamak untuk tinggal disini," ujarnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...