Unduh Aplikasi

Rumah Bantuan Translok Terbengkalai, Dinas Transnaker Malah Usulkan Penambahan

Rumah Bantuan Translok Terbengkalai, Dinas Transnaker Malah Usulkan Penambahan
Kepala Dinas Transnaker Aceh Jaya, Fahmi. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Kabupaten Aceh Jaya akan mengusulkan kembali sebanyak 20 unit rumah bantuan di lokasi komplek Transmigrasi Lokal (Translok) Gampong Gunong Meunasah, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya untuk tahun 2021.

"Untuk tahun ini gagal dibangun karena tidak ada anggaran dari pusat, namun untuk tahun 2021 akan kami usulkan lagi sebanyak 20 unit bantuan rumah di komplek Translok di Gampong Gunong Meunasah," kata Kadis Transnaker, Fahmi kepada awak media, Senin (2/3).

Katanya, untuk bantuan rumah bantuan di lokasi translok pihaknya selalu mengusulkan setiap tahun, namun untuk tahun ini gagal, dan akan kembali usulkan untuk tahun 2021.

Selain itu, pihaknya juga berjanji akan segera menindaklanjuti dan menyelesaikan semua persoalan di komplek Translok Gampong Gunong Meunasah sebagaimana arahan dari Bupati Aceh Jaya.

"Kami sudah mulai menjejakinya untuk mendata berapa jumlah rumah yang tidak dihuni, dan saya rasa cukup dengan waktu 30 hari yang diberikan oleh pimpinan," ucap Fahmi.

Baca: Warga Translok Minta Pemkab Bertindak Terhadap Rumah Bantuan Translok yang Tak Dihuni

Sementara itu, ia mengaku akan tetap mengalihkan kepemilikan bagi pemilik rumah yang tidak pernah menempatinya. Dan akan diserahkan ke masyarakat yang berhak dan mau tinggal serta mau bercocok taman di komplek Translok tersebut.

"Sesuai arahan bupati tetap akan kami cabut kepemilikan rumah bantuan translok yang tidak dihuni," tegasnya.

Namun dirinya membantah terkait dugaan ada sebagian rumah bantuan translok tersebut dimiliki oleh para pejabat.

"Tidak ada itu, bisa cek data kepemilikannya, tidak ada satu pun pejabat yang memilik rumah bantuan di lokasi translok itu," pungkas Fahmi.

Komentar

Loading...