Unduh Aplikasi

Ruang Rawat Pasien Corona RSUD Teuku Umar Diresmikan

Ruang Rawat Pasien Corona RSUD Teuku Umar Diresmikan
Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB bersama Wakil Bupati, Tgk Yusri S, Sekda memotong pita sebagai simbolis dibukanya ruang Pinere. Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Bupati Aceh Jaya, T.Irfan TB meresmikan ruang Pinere atau ruangan rawat pasien Penyakit Infeksi New Emarging dan Reemarging di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar kabupaten setempat, Kamis (13/8).

Pantauan AJNN, peresmian ruang rawat Pinere atau Covid-19 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Tgk Yusri S, Sekda, Kadis Kesehatan, dan unsur Forkompinda Aceh Jaya.

Direktur RSUD Teuku Umar, dr. Eka Rahmayuli mengatakan bahwa saat ini di rumah sakit Teuku Umar sudah bisa melayani pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Sedangkan untuk pasien Covid-19 dengan gejala berat tetap harus dirujuk ke rumah sakit rujukan.

"Saat ini kita sudah tersedia 10 bed untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang, sementara untuk Pasien Covid-19 tanpa gejala kita juga sudah sediakan ruangan khusus," terang dr. Eka.

Katanya, 40 bed atau tempat tidur itu disediakan untuk petugas medis yang menjalani isolasi dan OTG.

"Sebanyak 10 bed itu kita sediakan di kompleks rumah sakit, selebihnya diluar rumah sakit," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB mengatakan dengan diresmikan ruang rawatan Pinere di Rumah Sakit Teuku Umar ini diharapkan penanganan pasien Covid-19 bisa lebih baik dan terarah di kabupaten Aceh Jaya.

Katanya, penyediaan ruang Pinere atau ruang rawatan pasien Covid-19 ini merupakan perintah langsung dari Plt Gubernur Aceh untuk penanganan pasien Covid-19 di wilayah masing-masing.

"Ini merupakan arahan Plt Gubernur Aceh, setiap rumah sakit di kabupaten kota dalam Provinsi Aceh wajib untuk menyediakan ruang rawatan khusus atau ruang Pinere," terang Irfan.

Selain ruangan Pinere, pihaknya bersama dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Aceh Jaya juga telah mempersiapkan ruang isolasi atau ruang karantina bagi pasien OTG di Aceh Jaya yang bertempat di bekas komplek Dinas BMPKB Aceh Jaya.

"Pasien OTG di Aceh Jaya, ke depan akan ditempatkan di kompleks tersebut untuk penangan medis lebih lanjut selama rawatan berlangsung. Sehingga pasien OTG tidak akan kontak langsung dengan warga lainnya," sambungnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak semua lapisan masyarakat agar bersama-sama mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan di masa new normal, dengan selalu menjaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun serta konsumsi makanan sehat.

"Ikuti anjuran pemerintah dan patuhi protokol kesehatan, supaya terhindar dari virus Covid-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," pungkasnya.

Komentar

Loading...