Unduh Aplikasi

RTIK Abdya Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

RTIK Abdya Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Ketua Relawan Teknologi Informasi (RTIK) Kabupaten Aceh Barat Aceh, Adi Khairi. Foto: Ist

ACEH BARAT DAYA - Relawan Teknologi Infomasi Komunkasi (RTIK) Kabupaten Aceh Barat Daya, mengajak masyarakat, terutama para generasi muda agar secara bijak dalam menggunakan sosial media. Salah satunya dengan tidak menulis hal-hal yang negatif pada akun medial sosial yang dimiliki.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Relawan Teknologi Informasi (RTIK) Kabupaten Aceh Barat Aceh, Adi Khairi menanggapi banyak pengguna sosial media yang belum sadar penggunaan sebaiknya digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Banyak individu yang akhirnya berurusan dengan penegak hukum karena kurang paham atas akibat yang akan ditimbulkan. Banyak yang tidak tau, dan tidak sadar dari akibat yang mereka laukukan di akun social media miliknya,

"Ada beberapa kasus, pengguna internet yang masih usia muda membuat status di social media yang awalnya candaan tetapi berakibat buruk terhadap dirinya. Dalam status social media mereka tidak jeli terhadap gambar yang di share sehingga menimbulkan keresahan sehingga ditindak oleh penegak hukum,” katanya di Banda Aceh, Senin (27/05).

Patut disadari bahwa social media pada konteksnya termasuk dalam ranah ruang publik. Didalam ruang publik itu kita semua terikat dengan peraturan, norma dan hukum yang berlaku. Kita sebaiknya tidak menampilkan kesusilaan, perjudian, penghinaan, pemerasan, berita bohong, SARA dan ancaman kekerasan.

“Seperti yang diatur dalam Undang-undang no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang no 19 Tahun 2016. Pada UU ITE tersebut terdapat ancaman pidana bagi yang melanggar yaitu penjara 4 tahun dan / atau denda maksimal 750 juta pada pasal 45,” jelasnya.

Untuk itu jadikan social media sebagai tempat berbagi atau menerima informasi yang baik. Jika kalian ingin mau memposting pendapat pastikan tidak menjelekkan pihak tertentu atau kamu akan terjerat kasus pencemaran nama baik.

“Mari gunakan social media untuk mencari teman atau relasi baru dan memperluas jaringan koneksi. Cek kebenaran berita atau artikel yang akan diposting atau share di sosial media. Jangan asal share takutnya kamu terjebak berita hoax yang akan merugikan kamu sendiri dan teman-teman yang percaya atas berita tersebut. Tetap tabayun, klarifikasi dan pastikan Dulu kebeneran berita tersebut, Ingat posting yang penting bukan yang penting posting,” pungkasnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...