Unduh Aplikasi

RSUCND Meulaboh Turun Kelas, Ketua DPRK Salahkan Pimpinan Lama

RSUCND Meulaboh Turun Kelas, Ketua DPRK Salahkan Pimpinan Lama
RSUDCND. Foto: Ist

ACEH BARAT - Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Syamsi Barmi, menilai turunnya kelas atau tipe Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSUCND) Meulaboh dari B ke C merupakan kesalahan pimpinan lama rumah sakit itu.

Romi--sapaan akrab Syamsi Barmi-- beralasan, rumah sakit tersebut naik kelas dari tipe C ke tipe B pada tahun 2016 lalu tanpa dibekali kesiapan sehingga terlihat dipaksakan.

"Ini kesalahan yang lama, karena saat itu terlalu dipaksakan padahal kami belum siap, apalagi belum ada dokter sub spesialis," kata Romi, kepada wartawan di Gedung DPRK Nagan Raya, usai menghadiri pelantikan anggota DPRK Nagan Raya.

Akibat dari pemaksaan tersebut, kata dia, saat ini penurunan kelas rumah sakit tersebut menjadi sorotan banyak pihak sehingga dinilai tidak serius dalam pengelolaan rumah sakit tersebut.

Baca: Dinilai Ulang, RSUCND Meulaboh Resmi Turun Kelas dari Tipe B ke C

Untuk mendorong mengembalikan tipe rumah sakit itu ke B, Romi mengaku akan mengumpulkan para tokoh dan pihak-pihak yang memiliki peran kuat, serta manajemen rumah sakit untuk merumuskan hal-hal yang akan dilakukan untuk mengembalikan status tipe rumah sakit tersebut.

Kata dia, DPRK dan Pemerintah Aceh Barat juga akan mencari solusi agar rumah sakit itu memiliki dokter sub spesialis sesuai dengan amanah Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 56 tahun 2014.

"Kami akan bantu cari dokter sub spesialis sesuai syarat agar naik kelas. Kalau tidak kan sayang, apalagi ini rumah sakit rujukan bagi barat selatan Aceh," ungkapnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...