Unduh Aplikasi

RP 100 Miliar APBA 2019 Dianggarkan untuk Beli Mobil Dinas

RP 100 Miliar APBA 2019 Dianggarkan untuk Beli Mobil Dinas
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh menganggarkan hampir Rp 100 miliar lebih Anggaran Pendapatan Belanja Aceh Perubahan (APBAP) 2019 untuk pembelian mobil dinas.

Berdasarkan temuan Lembaga Kajian Institute for Development of Acehnese Society (IDeAS), ada 172 unit mobil dinas yang dibeli melalui APBA dan APBA-P 2019, tersebar di 33 SKPA.

"Itu tidak termasuk pengadaan mobil Ambulance, mobil Pemadam Kebakaran, mobil Pustaka Keliling, dan sebagainya yang tidak kita masukkan karena berkebutuhan khusus," kata Direktur IDeAS Munzami Hs

Dikatakan Munzani, hasil amatan IDeAS hampir seluruh dinas melakukan pengadaan mobil, mulai dari mobil kepala dinas, kabid, dan sebagainya, mayoritas pengadaan tersebut bersumber dari APBA-P 2019.

Data pengadaan mobil dinas dalam APBA/APBAP 2019

"Dinas terkesan berlomba-lomba menghabiskan realisasi APBA-P melalui pengadaan mobil dinas, kita mempertanyakan apa urgensi bagi seluruh SKPA sehingga hampir semuanya beli mobil dinas," katanya.

Menurutnya hal tersebut sangat melukai hati masyarakat Aceh serta menunjukkan bahwa prioritas anggaran pembangunan dalam APBA sama sekali belum berorientasi pada sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

Kata dia, saat ini Aceh masih provinsi termiskin di Sumatera, angka pengangguran masih nomor dua tertinggi se-Sumatera serta pertumbuhan ekonomi Aceh sangat rendah. Tapi realisasi anggaran rakyat justru tidak berorientasi pada pengentasan dua hal utama tersebut.

Data pengadaan mobil dinas dalam APBA/APBAP 2019

Munzani menambahkan, jika dibedah pengadaan barang dan jasa di seluruh SKPA, bukan hanya mobil dinas saja, pengadaan kendaraan roda dua, komputer, laptop, camera, dan lain-lain sangat mendominasi realisasi APBA-P 2019. Artinya anggaran rakyat hanya dijadikan sebagai penunjang kebutuhan hidup birokrasi di Aceh. Sangat minim sekali pos anggaran untuk pemberdayaan masyarakat.

"IDeAS selalu mengingatkan dan menyoroti Pemerintah Aceh bahwa kondisi kemiskinan di seluruh kab/kota harus menjadi PR utama. Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat di Aceh untuk mengawasi bersama realisasinya APBA 2019," katanya.

Data pengadaan mobil dinas dalam APBA/APBAP 2019

"Kita harus mengawal kinerja SKPA, terutama mengawal kebijakan tata kelola anggaran agar tepat sasaran dan meminimalisir terjadinya penyimpangan atau praktik korupsi yang hingga saat ini masih marak terjadi di Aceh. Jangan yang diurus setiap tahun hanya pembangunan fisik serta pengadaan berbagai kebutuhan hidup dinas," sebutnya

Menurut Munzani, di Aceh belanja untuk aparatur masih sangat tinggi, setiap tahun APBA hanya sebagai instrumen untuk mensejahterakan pegawai dan untuk belanja non-pembangunan lainnya. 

Komentar

Loading...