Unduh Aplikasi

Rohingya Dijaga Ketat, Wartawan dan Warga Dilarang Masuk ke Eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe

Rohingya Dijaga Ketat, Wartawan dan Warga Dilarang Masuk ke Eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe
Petugas menjaga di depan eks kantor Imigrasi Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Pintu pagar bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe dijaga ketat oleh aparat TNI AD. Hal itu dilakukan setelah seratus Imigran Rohingya di tempatkan di gedung yang berada kawasa Kecamatan Blang Mangat tersebut.

Namun sangat disayangkan, sejumlah wartawan yang bertugas di Lhokseumawe dan Aceh Utara mengaku kecewa dengan kebijakan tersebut. Bahkan sebagian wartawan yang hadir juga berasal dari Banda Aceh.

“Kami merasa kecewa dengan kejadian ini, soalnya mereka sudah menghambat tugas jurnalistik untuk memberitakan penanganan apa dan bagaimana yang dilakukan petugas di dalam gedung,” kata wartawan LKBN Antara, Rachmad.

Dikatakan Rachmad, padahal banyak momen yang bisa diabadikan dan diinformasikan kepada public, seperti pengobatan, pemeriksaan kesehatan, bahkan sejumlah bantuan berupa makanan dan kebutuhan lainnya yang disumbangkan kepada Imigran tersebut.

“Sayangnya, momen yang bagus tersebut terlewatkan. Seharusnya mereka tidak menghambat tugas jurnalistik,” ungkap Rachmad.

Pihaknya sangat menyayangkan, kenapa TNI yang ditempatkan di pagar Eks Kantor Imigrasi itu, padahal bukan poksinya. Harusnya ada petugas keamanan lainnya.

“Mereka tidak memberi izin untuk wartawan masuk, padahal teman-teman wartawan sudah berkumpul di depan pagar untuk menggali informasi dan disampaikan kepada public.

Komentar

Loading...