Unduh Aplikasi

Riswan-Hamdan Tolak Berdamai, Sidang Gugatan Ijazah Afridawati Berlanjut

Riswan-Hamdan Tolak Berdamai, Sidang Gugatan Ijazah Afridawati Berlanjut

BANDA ACEH – Sengketa dugaan ijazah palsu milik Afridawati, calon Wakil Bupati Simeulue, gagal dimediasi. Sidang berikutnya di Panitia Pengawas Pemilihan Simeulue akan berlanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Baca: Loloskan Kandidat Diduga Berijazah Palsu, KIP Simeulue Digugat

“Sesuai agenda, kemarin mendengarkan hasil mediasi yang digelar Rabu lalu,” kata Komisioner Panwaslih Simeulue Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran, Yides Miswadi, Jumat (4/11).

Sengketa ini berulang kali disidangkan. Namun kedua pihak tak juga menemukan kata sepakat. Dari hasil mediasi yang ditandatangani oleh partai pengusung, Riswan NS dan Hamdan Amin, yang diusung oleh PAN, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS, menginginkan sengketa berlanjut.

Sedang Afridawati dan pasangannya, Erly Hasyim, yang diusung Partai Aceh, Partai Hanura, PBB dan Partai Gerindra, bersedia berdamai dengan sejumlah persyaratan. Dalam sengketa ini, Erly dan Afridawati berstatus termohon.

Adapun syarat yang diajukan pasangan ini adalah pasangan Riswan NS dan Hamdan Amin wajib memulihkan nama baik Afridawati terkait isu ijazah miliknya yang diragukan keabsahannya.

Kemudian, pasangan Erly Hasyim dan Afirdawati, lewat kuasa hukum mereka, Riswan-Hamdan menarik semua tuntutan. Dan bersedia bertanggung jawab jika suatu waktu ijazah ada pihak yang menyatakan ijazah Afridawati adalah palsu.

Hingga pukul 22.00 WIB, sidang sengketa yang menggugat penyelenggara pemilihan di Simeulue ini terus berlanjut. Adapun putusannya akan diumumkan paling lambat 9 November 2016 mendatang.

Komentar

Loading...