Unduh Aplikasi

RFR, Warga Aceh Jaya Mengaku Belajar Rakit Senjata Api dari YouTube

RFR, Warga Aceh Jaya Mengaku Belajar Rakit Senjata Api dari YouTube
Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, AKP Miftahuda Dizha Fezuono memperlihatkan senjata api rakitan laras panjang. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA – RFR (25) warga Dusun Kuala Batee Tutong, Desa Panton Makmur, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya mengaku jika dirinya bisa merakit senjata api karena belajar dari internet dan YouTube. 

Selain belajar dari Internet, pemuda lajang itu juga di ketahui lulusan Ahli Madya (D3) Teknik Mesin dan juga mempunyai usaha bengkel las dan memiliki pengolahan atau penggilingan emas (gelondong) yang jaraknya lebih kurang 50 meter dari tempat tinggalnya.

Baca: Rakit Senpi Laras Panjang, Pemuda Calang Ditangkap Polisi

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Harlan Amir melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, AKP Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan jika senjata api rakitan laras panjang itu ditemukan pihaknya diatas atap gubuk (bengkel) yang dibungkus dalam karung bersama dengan Magazen, peredam rakitan dan amunisi aktif.

Dari pengakuannya, senjata api rakitan itu dibuat sendiri setelah mempelajarinya dari internet, serta senpi itu hanya digunakan untuk pribadi dan sudah pernah digunakan sebanyak tiga kali saat dilakukan uji coba.

“Kalau dari pengakuannya untuk pribadi, bukan untuk berburu. Dan sudah pernah digunakan sebanyak 3 kali,” uangkap AKP Dizha.

Sementara itu, amunisi yang digunakan itu merupakan amunisi asli yang masih aktif. Dari pengakuannya juga, jika amunisi itu merupakan amunis yang ia temukan bukan amunisi yang dibeli dari orang.

“Untuk amunisinya asli, bukan rakitan, dan dari pengakuannya jika amunisi itu ia temukan, bukan dibeli. Maka ini juga masih kita kembangkan lagi, serta untuk amunisinya akan dilakukan uji Labfor lagi,” terangnya.

Sebelumnya, pada saat penangkapan itu ada tiga orang yang diamankan, namun hasil pengembangan dan keterangan yang diberikan, dua orang lagi sudah dilepaskan karena mereka hanya bekerja di penggilangan emas (gelondong) dan tidak tahu soal senjata api rakitan tersebut.

"Untuk tersangkanya terancaman dikenakan Pasal 1 ayat (1) dengan ancaman maksimal hukuman mati atau hukuman penjara seumur gidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun kurungan,” pungkas AKP Dizha.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...