Unduh Aplikasi

Revolusi ASI Abu Zaini

Revolusi ASI Abu Zaini
Ilustrasi
Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Namun, kedua-duanya mempunyai kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah. Dan janganlah menjadi lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah berkata : ‘Seandainya aku lakukan demikian, maka akan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah engkau berkata, ‘ini adalah takdir Allah. Apa yang dikehendaki-Nya pasti terjadi.’ Karena perkataan “seandainya” dapat membuka amal setan.” (HR. Muslim)

GUBERNUR Aceh Zaini Abdullah, sekali lagi, melahirkan sebuah terobosan cerdas. Pemberian cuti untuk ibu hamil dan menyusui. Ini adalah hal baru yang insya Allah memberikan manfaat bagi generasi Aceh dan sosok yang melahirkan mereka; ibu.

Cuti panjang ini jelas memberikan keleluasaan bagi ibu yang bekerja untuk mempersiapkan diri sejak dini menyambut kelahiran bayi, baik secara fisik maupun secara mental. Si ibu akan memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk “lebih dekat” dengan bayi dan mengurangi tingkat stress, yang kerap dialami perempuan saat bekerja dan mengandung.

Saat si bayi lahir, ibu juga dapat memastikan kebutuhan air susu ibu (ASI) tetap terjaga, kapan saja si bayi membutuhkan, tanpa terganggu beban pekerjaan. Karena di awal-awal kelahiran adalah fase penting bagi bayi untuk mendapatkan asupan ASI yang cukup. Bayi-bayi yang diberikan ASI, terbukti menjadi lebih sehat dan cerdas.

Alquran memerintahkan ibu untuk terus menyusui anak mereka hingga berusia dua tahun. Jadi kebijakan ini sejalan dengan sunnatullah. Para ayah juga mendapatkan keuntungan, minimal mereka tak terlalu pusing untuk membeli susu sapi yang harganya mahal. "Hemat, beib."

Aceh mungkin menjadi pioneer dalam membuat kebijakan ini. Bahkan di sektor swasta, yang lebih fleksibel dalam menerapkan kemajuan, hanya sedikit perusahaan besar mau memberikan cuti panjang bagi pegawai mereka. Apalagi, selama cuti, hak mereka tetap dibayarkan. Bagi mereka yang hanya memandang dari sisi untung rugi, kebijakan ini tentu dianggap tidak produktif dan memboroskan keuangan.

Kebijakan ini tidak hanya berdampak bagi penerima manfaat. Kebijakan ini juga akan dirasakan manfaatnya. Pemerintah Aceh, selaku pengguna jasa para pegawai dan tenaga kontrak, akan mendapatkan nilai lebih. Dengan memberikan jaminan terhadap kesehatan dan keselamatan bayi, Pemerintah Aceh akan mendapatkan feedback berupa peningkatan kinerja pegawai. Mereka akan menjadi lebih loyal karena ibu merasa lebih bahagia.

Kebijakan ini hendaknya juga diikuti seluruh instansi di seluruh sektor, baik di bidang pemerintahan maupun swasta. Ini adalah langkah revolusioner yang berdampak besar bagi kehidupan bermasyarakat di Aceh. Dengan kebijakan ini, Zaini telah meletakkan pondasi penting tentang cara pandang masyarakat tentang pentingnya mempersiapkan generasi muslim yang sehat dan kuat.

Anak-anak akan berhadapan dengan bangsa-bangsa lain dengan segala intrik dan kepentingan mereka saat mereka tumbuh dan berkembang. Tanpa kekuatan yang dibangun sejak dini, generasi Aceh akan sulit bersaing dan hanya akan menjadi generasi pengekor.

Kebijakan yang menjadi modal untuk membangun generasi Aceh yang lebih baik lagi. Membangun tradisi yang lebih berpihak kepada perempuan dan anak, selaku pilar bangsa. Politik memerlukan pemahaman tentang filsafat alih-alih bersikap pragmatis dengan melihat politik sebagai permainan kekuasaan. Apalagi hanya sekadar mengumbar janji dan mencaci-maki.

Komentar

Loading...