Unduh Aplikasi

Relokasi Masyarakat Blang Lancang Segera Terwujud

Relokasi Masyarakat Blang Lancang Segera Terwujud
G
BANDA ACEH-Setelah bertahun-tahun, Kasus relokasi masyarakat Blang lancang mulai temui titik terang. Pertamina telah menyetujui 121,Ha lahan di Ujung pancu digunakan untuk pemukiman 542 KK masyarakat Blang Lancang.

Hal itu dikatakan ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Aceh saat dihubungi AJNN, Senin (26/10) malam.

DPR Aceh telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Lhokseumawe dan masyarakat Blang Lancang.

"Pada Prisripnya kita mendorong percepatan dari kesepakatan yang telah dicapai,"katanya.

Dalam menjalankan kesepekatan itu harus dilalui beberapa tahap meliputi perencanaan, verifikasi dan Validasi data warga yang berhak mendapatkan resettlement.Hal itu sesuai permintaan Presiden Jokowi saat berkunjung ke Aceh beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, bahwa masyarakat Blang Lancang dan Rancong menuntut lahan milik warga seluas 121,9 Ha yang telah digunakan PT. Pertamina dalam pembangunan Kilang LNG sejak 1974 belum digantikan secara sempurna sesuai komitmen Pemerintah pada saat itu. Sesuai penjelasan Warga Blang Lancang dan Rancong, warga memang telah menerima dana ganti rugi, akan tetapi Pemerintah belum memenuhi harapan masyarakat tentang penempatan baru secara tetap kepada 542 warga yang menempati lokasi tersebut pada tahun 1974.

Abdullah Saleh berharap semua pihak mendukung proses relokasi ini karena persoalan tersebut telah lama sekali namun belum tuntas hingga saat ini

NAZAR AHADI

Komentar

Loading...